Lovers : First Love (Cerita Pertama)

Lovers : First Love (Cerita Pertama)

  • WpView
    Leituras 118
  • WpVote
    Votos 1
  • WpPart
    Capítulos 2
WpMetadataReadMaduroEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização seg, jan 9, 2023
WpInfo
Ficção
Romance
Danny Fernandez. Pria dari kalangan terhormat yang selalu mendapatkan apa pun yang ia inginkan. Bagaikan membalikkan telapak tangan semua yang ia inginkan selalu ia dapatkan dengan sangat mudah. Tak terkecuali seorang istri. Dia mendapatkan istri yang sangat ia inginkan sejak belasan tahun yang lalu. Maria Anastasha tak pernah tahu bagaimana bisa ia mengalami nasib seburuk ini. Dia menikah tanpa ia sadari. Dengan seorang pria kaya raya yang bahkan selalu membuatnya ragu. Apakah dia orang yang selama ini membuatnya gagal dalam percintaan? Dan kedua orang tuanya pun ikut andil dalam msalah ini. Entah apa yang mereka pikirkan sampai dengan teganya mereka menyetujui pernikahan itu. Dua orang yang di persatukan oleh ikatan suci pernikahan yang hanya sebatas status resmi. Tak ada janji pernikahan yang mereka ucapkan di hadapan banyak orang. Meski begitu, Danny tak lantas menyepelekan ikatan itu. Justru hal inilah yang ia gunakan untuk mengikat seorang gadis belia yang bahkan sama sekali tak mengerti apa yang sebenarnya terjadi.
Todos os Direitos Reservados
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Love Is You (Tamat)
  • Dia Suamiku (ENDING)
  • Lily of the Valley
  • I Choose You
  • DIKANESHA
  • Renjana Kalbu
  • My Devil Husband
  • Bangun Cinta Satu Atap
  • Mendadak Lupa Ingatan
  • TERIMA KASIH MR.CANCER

Gadis pertama berdiri tegang melihat gadis kedua terduduk lemah di atas kursi roda. Wajah gadis kedua pucat. Ada kesakitan yang merayap di wajah gadis itu. Namun dia berusaha menyembunyikannya dengan memalingkan wajah. Gadis pertama masih shock sejak di IGD tadi dokter jaga menjelaskan bahwa kandungan gadis kedua tidak bisa dipertahankan lagi akibat perdarahan yang dialaminya. Gadis kedua hamil? Gadis kedua mengandung sebuah janin? Siapa... siapa yang melakukannya? Pertanyaan-pertanyaan itu muncul di kepala gadis pertama. Semua kebingungan dan kepanikan bercampur menjadi satu. Tidak tahu harus berkata apa. Tidak mengerti harus bertanya apa. Dia hanya diam membeku seperti orang bodoh. Tapi tatkala melihat raut wajah gadis kedua, gadis pertama tidak ingin bertanya apa-apa lagi. Apalagi ketika melihat gadis kedua menekuk perutnya karena sakit saat diminta berbaring di sebuah ranjang ginekologi, gadis pertama merasa iba. Belum hilang kebingungan mereka, pertanyaan seorang perawat malah membuat keadaan semakin menegangkan. "Di mana suaminya?" tanya perawat itu dengan suara datar. Sepertinya perawat itu sudah bisa mengira apa yang terjadi ketika ada seorang pasien yang datang bersama teman-temannya. Bukan keluarganya. Gadis pertama memandang gadis ketiga yang sedang berdiri di sudut ruangan. Gadis ketiga pun terdiam membeku tidak menjawab sepatah kata pun. Tapi matanya meredup lalu menundukkan kepalanya. Siapa suami gadis kedua? Menikah pun dia belum! Lalu sebuah suara lelaki menyentakkan mereka. Spontan mereka menoleh dan terkaget-kaget melihat siapa lelaki itu. "Saya suaminya." Bersamaan gadis pertama dan gadis ketiga melihat gadis kedua dengan ketegangan yang memuncak. Seolah menanyakan kebenaran jawaban lelaki itu. Tapi sayangnya gadis kedua memilih untuk berpaling. Lalu setetes air mata membasahi pipi gadis kedua. Melihat air mata itu, gadis pertama tidak perlu lagi bertanya. Dia sudah mengerti semuanya. Lalu tiba-tiba hatinya terasa sakit. Amat sakit.

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo