salahkah jika aku meninggalkan dia karna DIA?
salahkah aku yang lebih mencintai DIA di atas segalanya?
Berdosakah aku yang telah menggoreskan luka di hatinya?
Salahkah bila aku melanggar janjiku untuk slalu bersamanya?
Salahkah bila saat ini aku masih mencintai dan mengharapkannya?
Dan aku masih terus saja menantinya untuk kembali bersamaku di waktu yang tepat dengan cara yang di ridhainya.
(Tamat pd bln Juni 2019)-(revisi tgl 24 April 2020/1 Ramadhan 1441)
Karena maaf yang tak sempat terucap, mereka harus terjebak dalam labirin masa lalu yang membuatnya kalap. Ini bukan perihal siapa yang salah, melainkan siapa yang harus mengalah, agar benteng itu segera enyah.
Rasa yang tak diinginkan itu telah menjelma menjadi rindu yang menggebu. Namun, salah paham yang belum usai meruntuhkan segala khayal hingga keyakinan untuk bertemu.
Kisah dua insan yang saling merindu, yang tak bisa tersampaikan karena alasan jarak dan waktu. Hingga di suatu masa, kala satu di antara keduanya hampir melupa, takdir malah mempertemukan mereka kembali, dan membuat keraguan itu muncul lagi.
Seperti jalinan urat dan nadi yang saling melengkapi, meraka ingin kisah cintanya berakhir dalam satu ikatan pasti. Namun, keberadaan pihak ketiga, membuat mereka harus rela mengubur asa yang ingin saling memiliki.
Akankah dua hati yang tersembunyi itu dapat bersatu? Kemanakah takdir akan membawa keduanya?
***
Aku ikhlas, aku pasrah...
Karena ini telah menjadi ketentuan-Nya.
Qadarullah...
#TAKDIRKU..