Sabit
  • WpView
    Reads 458
  • WpVote
    Votes 23
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Aug 12, 2018
-Aku hanya Sabit, bukan bulan di angkasa sana, yang tetap bersinar menerangi bumi meski gelap menyelimuti- Merasakan hidup sebagai anak tunggal yang selalu terpenuhi segala hajatnya saat bersama sang Ayah. Sabit merasa kehidupan itu seakan berubah setelah takdir membawa sang kakak kembali dalam kehidupannya. Merasa tersaingi, Merasa diasingkan ... terlupakan. Dan, karenanya, Sabit memilih meninggalkan sang ayah dengan jauh berkelana. Dengan harapan ketika kembali ayah juga bisa menganggapnya lagi-ada. Tapi, takdir berkata lain. Bukan dia yang meninggalkan ayah, justru ayahlah yang meninggalkannya. Selamanya. Setelah kepergian ayah, kemanakah kakinya harus melangkah? Masihkah ia akan egois? Atau mampukah ia kembali meniti hidupnya seperti sedia kala? Mampuka ia kembali? Tersenyum bahagia pada Dunia. Karena setelah ayah pergi, semua tak sama lagi.
All Rights Reserved
#510
duka
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DIFFERENT TWINS [ END ]
  • LUMEN: Awal Perjalanan Takdir
  • DANADYAKSA
  • HARUSKAH KU PERGI
  • Suarasa
  • 𝐒𝐞𝐫𝐩𝐢𝐡𝐚𝐧 𝐀𝐬𝐭𝐚𝐦𝐚𝐥𝐚│〚𝐓𝐀𝐌𝐀𝐓〛
  • Alur Kehidupan [REVISI]
  • Langkah (By Auzizahirah)
  • Sebuah Dandelion dari 056
  • Sebuah Penantian {ENDING}

Jilan Agatha. Sifatnya susah diatur dan tak mau diatur, berbanding terbalik dengan kembarannya. Jilan panggilannya, kelakuannya jauh dari kategori 'baik.' Pulang malam sudah menjadi rutinitas rutin dalam hidupnya. Mempunyai saudari kembar yang tak selurus membuat Jilan mati rasa! Jinan Agatha, itu adalah kembarannya. Jilan menolak keras untuk mempunyai baju couple bersama Jinan. Bagaimana tidak, baju yang mereka gunakan sedari kecil sama semua yang membedakan hanya warna dari baju tersebut. Ralat, bukan hanya baju saja, tetapi semua barang-barang yang melekat di tubuh mereka selalu sama. Axel Marchelino. Cowok itu berhasil membuat Jilan dan Jinan berada pada fase cinta segitiga. Mencintai cowok yang sama adalah bagian awal dari kisah cinta remaja mereka. Dimulai dari rasa cinta hingga pengorbanan yang tak terhitung mengalir begitu saja. Merelakan rasa sakit demi melihat orang yang di cintai bahagia. Apalagi Jinan yang belum pernah merasakan cinta masa remaja. Seperti air, semuanya mengalir begitu saja. Pengorbanan, rasa sakit, sayang dan kebahagian telah dilalui. Hingga akhirnya salah satu mengalah demi kebahagiaan yang sang kembaran. -Ketika aku mencintaimu dengan tulus, namun dia mengatakan lebih mencintaimu dari apapun. Aku ikhlaskan, untukmu, aku rela- SELAMAT MEMBACA❤ **** WARNING: BANYAK KATA-KATA KASAR DALAM CERITA! #3 in teenfiction #6 in fiksiremaja

More details
WpActionLinkContent Guidelines