Katakan Saja

Katakan Saja

  • WpView
    Reads 17
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Apr 28, 2018
Aku memilih bodoh dalam mencintaimu, pelan-pelan saja. Aku tahan pandanganku, dan terus menatap langit yang mulai memudar. Bertahun-tahun, rindu yang sudah kurawat tak jua temu pada pemiliknya. Hilang, tak punya pendirian. Kemudian, laki-laki lain datang. Menyapaku penuh harapan, aku senyum padanya tapi tidak dengan hatiku. "Alin," sapanya. Tidak, bukan ia yang kumau Semesta.
All Rights Reserved
#724
cintabertepuksebelahtangan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Jarak dan Rindu (END)
  • Transmigrasi Figuran [END]
  • 1098 day without you [END]
  • Menunggu Waktu, Menemukan Dirimu
  • Diantara Cinta Dan Takdir
  • Im's Figurans Eveline
  • LDR || Lo Dan Rindu [END]
  • MY Expectation (FINISH)
  • Taste Of Love
  • survival in a destroyed world [BL]

Tidak semua orang mampu menjalankan hubungan yang berhadapan dengan jarak yang terbentang. Ketika jarak mulai menghadang, di saat itulah rindu mulai menjalankan perannya. Jarak tidak hanya tentang menahan rindu, tapi bagaimana cara menjaga hati saat tidak bertemu dalam panjangnya rentang waktu . Walaupun azlan berjanji untuk kembali, dan aufiya pun setia untuk menunggu, tapi siapa yang tau apa yang akan terjadi kedepannya. Saling mempercayai satu sama lain merupakan kunci dalam mempertahankan sebuah hubungan. Dalam jarak yang memisahkan hanya ada dua pilihan, sabar dalam mempertahankan ataukah sabar dalam melepaskan. Tapi apakah azlan dan aufiya saling percaya satu sama lain dan mampukah mereka bertahan walau menahan rindu tanpa bertemu? *gambar dari pinterest*

More details
WpActionLinkContent Guidelines