"Bukan karena kau telah membuat luka dihatiku, tapi yang menyakitkan adalah melihat kau bersama dia yang sama sekali tak mengingat ku sedikitpun."
'Aku yang terlalu ke-pedean karena kau yang selalu mempedulikan aku, atau kau yang tidak peka terhadap kode ku.'
***
Evelyn Anastasya Olivia, murid baru di SMA Pelita Bangsa. Ia kira di SMA ini ia tidak dapat masalah yang begitu rumit. Namun nyatanya di SMA Pelita Bangsa ini ia dibully, dijauhkan, dihindari, dan dikucilkan.
James Lauro Mauren, cowok nakal yang selalu buat onar di sekolah tapi image nya melejit di SMA Pelita Bangsa. Bisa dibilang James itu bad boy, Body Goals, Ganteng, Humoris, Dingin, Cuek, Cool, itu sifat James.
Alvaro Lingga Pratama, cowok baik-baik. Pendiam, ramah, menyenangkan, ganteng. Dikehidupan Oliv, Alvaro bak pelangi yang hadir setelah hujan reda.
Sedangkan James bak hujan badai yang hadir tiap saat.
Siapakah yang Oliv pilih apakah James yang brutal dan tak punya sopan santun atau Alvaro yang perfect segalanya dan cowok idaman?
Penasaran kan??? Makanya ayo baca dan vote sebanyaknya.
Warning ❗Plis, no copy paste/plagiat cerita orang❗sebelum membaca Vote dan follow.
⚠️ Sebagian part di hapus untuk kepentingan penerbitan. Jika ingin membaca lebih lengkapnya, bisa membeli novelnya melalui marketplace shopee penerbit: rangkai_media.id ⚠️
Gita hanya ingin hidup seperti remaja lainnya. Bersekolah, menari dan dicintai keluarganya, tapi dunia tak seindah itu.
Dipaksa bertahan di rumah yang tak pernah menganggapnya anak . Gita hidup dibawah bayang - bayang kekerasan fisik dan batin. Di sekolah pun dia tak menemukan pelarian. Sahabat yang dulu dekat, kini berubah menjadi pelaku perundungan yang melukai.
Sampai akhirnya, Elvan hadir. Pemuda asing yang melihat luka yang tak semua orang peduli.
"Kalau mau nangis, nangis aja. Gak usah ditahan."
"Menangis ngak bikin lo lemah. Kadang itu yang bikin lo bertahan."
Di antara luka, hujan, dan tarian yang dipaksakan tetap indah. Gita belajar satu hal penting, bahwa bertahan bukan soal kuat atau tidak, tapi soal berani mencintai diri sendiri meski dunia terus menolak.
"Aku juga pengen ngerasain pelukan dari orang yang aku panggil Mama..."
"Apa Gita begitu menjijikan sampai kalian ngak mau makan satu meja pun denganku?"