Dia Adalah Senjaya.

Dia Adalah Senjaya.

  • WpView
    Reads 256
  • WpVote
    Votes 21
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Mar 10, 2018
Senjaya tolong beritahu saya bagaimana caranya merindu tanpa merasakan hujan di raut wajah? Senjaya rindu saya ini terus saja mengalihkan setiap akal yang terus menikam untuk mengalihkan mu dari getir yang telah lama bernaung. Tuan, Senja... Dari sudut manapun saya bukan ahli dalam perkara melupakan, apalagi menghilangkan rasa yang tak kunjung menuju titik akhir. Ke-abuan, yang sekarang saya rasakan. Tak ada warna yang pasti untuk keadaan ini saat ini hanya warna abu yang mampu saya ketahui. Abu.. Tak pasti, bukan hitam bukan juga putih. Rasanya ingin sekali untuk melepas tanpa melepaskan yang sesungguhnya, namun jangankan untuk melepas, hanya untuk berpindah rindu saja saya masih remidial. Senjaya jangan melulu menciptakan ruang rindu untuk gadis ini, jika ingin mencipta rindu untuk gadis ini ciptalah rindu yang nyata, jangan hanya ke-abuan semata saja. Tulisan ini seharusnya sudah berakhir sedari akhir tahun kemarin tapi nyatanya kamu masih genap menempati abjad-abjad yang selalu saya rangkai. Saya kira akan ada akhir yang berakhir titik dalam rindu yang kamu cipta untuk saya, nyatanya sampai saat ini jangankan untuk berakhir, rindu ini bahkan tanpa jeda. Senjaya saya rindu akan semua nya, Senjaya biarkan saya terus menciptakan aksara ini untuk kamu. Jawa Tengah, - Kianay Hasnadzi.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Senja Merindu
  • First Love And Last Love(✔)🔚
  • Langit.
  • Your Maps (END)
  • My Home [Hujan Series]
  • N O R A [on going]
  • Marry With My Senior ( SUDAH DIBUKUKAN DAN TERSEDIA DI APLIKASI DREAME)
  • Mencintaimu Dari Ujung Senja

Senja menua tak lagi merona jingga. Meninggalkan jejak duka. Mengalirkan air mata. Aku diam dalam pagutan luka. Perihnya menelan semua tawa. Sakitnya menikam semua kata tanpaMu. Dan aku hilang arah.. kau.. Senja yang kurindukan.. -Senja Merindu- Cover by: Ersart

More details
WpActionLinkContent Guidelines