Ephemeral

Ephemeral

  • WpView
    Reads 247
  • WpVote
    Votes 68
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jul 9, 2018
Fiksi Umum - Drama [ "The world that we live in is gentle yet sad, fun yet sorrowful, strong yet ephemeral." ] Manusia dan kehidupan ini tidak pernah berada dalam suatu pemahaman penuh. Tidak peduli bagaimana manusia ingin membentuk hidup mereka, akan selalu ada ketidakberuntungan yang terjadi seakan alam semesta menyimpan dendam pribadi kepada mereka. Meskipun demikian, ketidakberuntungan adalah sebuah benang yang merajut kehidupan manusia, menjatuhkan manusia, membangun manusia dan hal itu tidak dapat dihindari oleh siapapun. Begitulah hidup, yang kadang terasa lebih mengerikan daripada kematian. © 2018 Valent. All Rights Reserved.
All Rights Reserved
#184
happiness
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • FRAGMENT (From ALTERITY)
  • Peluk
  • Love Or Whatnot (FIN)
  • Red Blood •[EN-]•
  • Youth Of Lily
  • Kapal Tanpa Nakhoda | Selesai
  • FADING IN THE SILENCE
  • Breathe
  • NALA KEENARA [Hiatus]

"Dalam dunia yang tampak nyata, ia hanya bayangan yang menunggu dipecahkan." Di balik tirai dunia yang tampak biasa, tersembunyi kehidupan seorang remaja yang tak pernah benar-benar menjadi miliknya sendiri. Ia tumbuh dalam pusaran rahasia, dibentuk oleh intrik dan kepalsuan yang menjalar dari akar keluarganya. Langkah-langkahnya diawasi. Suaranya dibungkam oleh kewajiban. Jiwanya? Terbelah... antara hitam dan putih yang tak pernah ia pilih. Ia hidup-bukan karena ingin, tapi karena satu kata: peduli. 🕯️ "Kadang, bertahan hidup adalah bentuk lain dari menyerah yang disamarkan." Namun segalanya mulai retak saat ia bertemu seseorang. Bukan pahlawan. Bukan penyelamat. Hanya satu jiwa lain... yang perlahan mengajaknya bernapas sebagai dirinya sendiri. Dinding-dinding yang selama ini membelenggu, mulai pecah. Tawa. Tangis. Cinta. Hadir seperti pecahan kaca-indah, menyakitkan, menyilaukan. Tapi dunia tak pernah sesederhana itu. Apa arti kehidupan, bila dibangun di atas kebohongan? Apa makna cinta, jika tumbuh dari tanah yang tak jujur? Saat rahasia mulai menampakkan wajahnya, dan kepercayaan berguguran satu per satu, ia harus memilih: 🔻 Melanjutkan fragmen kehidupan yang mulai ia cintai... 🔺 atau menelusuri puing-puing masa lalu yang bisa menghancurkan semuanya. "Sebab kadang, untuk menemukan cahaya, kita harus berani menghadap bayangan kita sendiri."

More details
WpActionLinkContent Guidelines