Sajadah Cinta [SUDAH TERBIT]

Sajadah Cinta [SUDAH TERBIT]

  • WpView
    LECTURAS 1,367,823
  • WpVote
    Votos 64,210
  • WpPart
    Partes 71
WpMetadataReadConcluida mié, jun 10, 2020
WpInfo
Ficción
Temas Sociales
[SUDAH TERBIT] untuk pemesanan link di bio. Wahai lelaki yang suatu saat nanti sajadahku berada tepat dibelakangmu, bimbinglah aku agar menjadi makmummu yang selalu bertaqwa pada Allah. Aku tak perduli betapa banyak kekurangan atau pun kelebihan dalam dirimu, yang aku mau yakin kan diriku bahwa surgaku ada padamu. Siapa pun kamu, aku berharap agar Allah selalu menjagamu untuk diriku suatu saat nanti.
Todos los derechos reservados
#207
muslim
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Sepertiga Malam Tentangnya
  • Love Till Jannah [END]
  • Senja Yang Terlukis Di Doamu [ON GOING]
  • Assalamualaikum Imamku
  • Malioboro Ana Uhibbuha
  • Cinta Sabilla | √
  • With You [✔]
  • Assalamualaikum Jodoh
  • Maudya (Mencari Cinta & Kebahagiaan)
  • Namamu Dalam Qiyamul Lailku (End In Dreame)

#1 in fisabilillah (29/09/20) CERITA SUDAH TERSEDIA DI DREAME DENGAN VERSI YANG LEBIH LENGKAP DAN SUDAH DIREVISI. KETIK JUDULNYA DI PENCARIAN LANGSUNG, YA:) •°•°•°• Kala fajar belum terbit, masih bersembunyi di balik pekatnya gulita. Di pagi buta, sang angin memeluk hangat para pemilik raga. Menggenggam angan. Memupuk berjuta harapan. Melangitkan doa ke angkasa Tuhan. Membisikkan sesuatu pada bumi, melalui sujud di hadapan sang Ilahi. Bergumam bersama angin, bercerita pada semesta melalui suara hati. Tahukah kamu, hal apakah di balik semua itu? Jawabannya ialah kamu. Kamu yang selalu berada di balik kata "semoga". Kamu yang tetap menjadi "Aamiin" teristimewa. Izinkan aku meminjam namamu, untuk ku perbincangkan bersama Rabb-ku kala sepertiga malam menyapa tidurku dengan lembut. Perihal lenganku yang belum bisa meraih pelukmu, maka izinkan aku mencintaimu dalam diam, mendekapmu dalam doa, dan memelukmu dalam sujud. •°•°•°• Bibirnya nampak menerbitkan senyum kecil sembari menatap gelapnya langit malam dari jendela kamar. Balutan mukenah masih memeluk raganya. Ia baru saja berbincang dengan Allah melalui perjumpaan doa. "Sepertinya, Allah menciptakanmu saat tersenyum. Sehingga kamu semanis itu, sehangat itu, semenyejukkan itu, juga semerindukan itu." "Setelah sholat tahajjud tidur, ya. Selamat malam, kamu." • Keisya Savierra Assalafiyah • •°•°•°• No copy paste guyss!! Buat karya dengan ide dan pemikiran kalian sendiri!

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido