Warisan Nini

Warisan Nini

  • WpView
    Lecturas 46
  • WpVote
    Votos 7
  • WpPart
    Partes 1
WpMetadataReadConcluida vie, mar 9, 2018
WpInfo
No ficción
Etiquetasnwacevent
"Jia," sahut Umi. Suaranya terdengar cemas karena sedari tadi aku hanya diam. "Umi tahu kamu sibuk..." Kalimatnya menggantung seperti ragu. "Tapi kamu tidak pernah pulang semenjak pergi ke London. Ini sudah lima tahun. Sekarang Nini membutuhkan kamu, Nak. Bukankah dia yang sudah merawat kamu sejak kecil saat Abi dan Umi pergi?" Aku pun menghela napas sebelum berkata, "Setelah dapat ijin, besok pagi Jia akan terbang ke Jakarta. Tolong, Umi kasih tau saja dimana rumah sakitnya. Jia langsung kesana." Kudengar selintas Umi menghembuskan napas lega. Tapi sebelum Umi sempat berkata lagi, aku buru-buru menambahkan, "Ini hanya demi Nini."
Todos los derechos reservados
#15
nwacevent
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Our Juvenile : MANGUN KARSA
  • [ √  ] AMERTA ¦ Ft Huang Renjun
  • SATU RAGA SERIBU LUKA |
  • MFS ✓
  • Empty | 00L NCT Dream
  • The last song of our love in London •END•
  • GEVRONZ
  • Winter

Kisah kami yang penuh dengan ketidaksempurnaan ~ ayo kita sempurnain bareng-bareng! Yasa: "Biasalah Jemput bayik" Renja: "Sebenarnya tuh gue orang sabar, tapi temenan sama manusia kayak kalian, sold out dah sabar gue, udah gue sale semua sisa sabar gue! " Sam: "Gue lagi pengen makan orang, mau donasi nyawa sekalian gak? " Hesa: "Pak kasihan pak, sedekah kunci jawaban UTS pak" Naran: " Gue yang lebih gak waras karena mau temenan sama mereka yang gak waras" Cesa: "Yok yok yok siapa yang mau beli uang, nih gue jualan, yok yok! " Jia: "Baju gue warnanya coklat kok, ini kayak warna susu coklat yang kebanyakan air aja"

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido