CAHAYA

CAHAYA

  • WpView
    LECTURAS 138
  • WpVote
    Votos 17
  • WpPart
    Partes 14
WpMetadataReadConcluida mié, jul 24, 2019
Cahaya gadis yatim piatu yang hifup hanya bersama adiknya Anna yang cacat. Dengan kecerdasan mereka kedua gadis ini mampu merubah hidup mereka menjadi lebih baik. Namun hidup Anna tidak mudah, meski dia cerdas dan cantik, dia mendapatkan siksaan lahir dan batin dari suaminya yang seorang dokter. Mampukah Cahaya mengeluarkan Anna dari kejahatan suaminya yang sakit jiwa, bagaimana Cahaya keluar dari cengkraman lelaki yang akan meniou dan memerasnya... Seorang Cahaya yang tidak pernah memikirkan diri sendiri, dan selalu mengedepankan kebahagiaan orang lain, terutama orang terdekatnya. Sehingga dia hampir kehilangan nyawanya ketika dia ingain menolong murid kesayangannya yang juga cacat dari keserakahan seseorang. Bisakah Cahaya menolong orang2 yang dicintainya? Akankah dia menemukan seseorang yang bisa membuatnya jatuh hati, setelah dua kali dia merasakan patah hati?
Todos los derechos reservados
#165
perselingkuhan
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Enemies in Flames
  • Anugrah Cahaya Langit [New Version]
  • " Cinta Mahasiswa Kedokteran "
  • Summer On You [END]
  • Birlikte Indah [SELESAI]
  • [Complete] Senja di balik Hujan
  • Finding The Light ~ Moqeel  [COMPLETE]
  • Komandan Tampanku

Enemies in Flames - dua musuh yang terjebak dalam permainan api perasaan. Dalam dunia yang penuh aturan, mereka adalah pengecualian. Arya Mohan Suryanandika adalah bad boy yang dikenal karena tatapan tajamnya, sikapnya yang dingin, dan keahliannya dalam membuat masalah. Baginya, hidup adalah tentang kesenangan dan kebebasan, tanpa peduli siapa yang ia sakiti dalam prosesnya. Aqeela Aza Calista, gadis yang juga jauh dari kata lembut dan manis. Ia berapi-api, keras kepala, dan lebih suka menyelesaikan masalahnya dengan pukulan daripada kata-kata. Tak ada satu pun orang yang berani macam-macam dengannya. Mereka berdua seperti dua magnet dengan kutub yang sama. Selalu bertolak belakang, selalu bentrok. Tapi siapa sangka, kebencian yang mereka pupuk begitu lama bisa berubah menjadi sesuatu yang lebih rumit? Sesuatu yang bahkan Aqeela sendiri berusaha keras untuk menolak.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido