ANEH
  • WpView
    Reads 9,102
  • WpVote
    Votes 170
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadComplete Sat, Mar 31, 201847m
Manusia sering mengimbau kenangan silam, mengenang kesalahan yang lepas, merasakan diri ini begitu hina untuk dipandang. Apabila kesedihan dan kebuntuan bersatu dalam diri. Akhirnya putus asa lalu hidup diteruskan tanpa Tuhan. Namun sebenarnya itu adalah bisikan syaitan yang mahu menipu. Kerana sebenarnya yang perlu kita lakukan adalah melupakan semuanya, walaupun dosa-dosa itu tetap menghantui seluruh hidup kita. Jangan terburu-buru membuat keputusan kerana sekali tersilap langkah, kita sudah tidak mampu mengubah apa-apa pun lagi.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • surat dari praha
  • Moca Dandelion Sabrina
  • 𝐒𝐞𝐭𝐞𝐠𝐮𝐡 𝐊𝐚𝐬𝐢𝐡 𝐊𝐢𝐭𝐚 (C)
  • Bumi
  • KAMU KU
  • KU DENGANNYA KAU DENGAN DIA
  • Langit Yang Tak Pernah Sama [C]
  • sebelum hari itu berakhir
  • Nyangga

kisah persahabatan dua anak manusia dengn sedikiy bumbu romance dalam mengarungi lika liku kehidupan ... dan kerasnya waktu dalam... mengarungi perjalanan hidup dua anak manusia yang terseret dalam putaran waktu ajaib yang tak di ketahuinya . lalu ...kedua anak manusia saling menguatkan dan menyabarkan untuk bertahan hidup.. belajar merelakan .. belajar menerima belajar ikhlas ..belajar dari titik nol..cobaan yang menderanya bertubi tubi di selingi dengan cerita konyol dalam kehidupan .. buku ini sangat baik sebagai refleksi perjalanan hidup manusia yang sangat luar biasa mengahadapi jatuh bangun dalam kehidupannya ,kegagalannya ,kesedihannya,kelelahannya .. akhir kata mereka memasrahkan waktu yang akan menjawabnya

More details
WpActionLinkContent Guidelines