Story cover for Sincerity [On Going]  by muteaarasal
Sincerity [On Going]
  • WpView
    Reads 923
  • WpVote
    Votes 194
  • WpPart
    Parts 7
  • WpView
    Reads 923
  • WpVote
    Votes 194
  • WpPart
    Parts 7
Ongoing, First published Mar 09, 2018
UPDATE SETIAP HARI JUM'AT. 

***

" Lo itu seperti pelangi, yang indahnya hanya sesaat"- Syezla Tachzima Dominic

" Dan lo seperti hujan, yang tetap mau kembali meskipun tahu rasanya jatuh berkali-kali" 
-Raynzal Al Fath Alosius

Kisah ini mengajarkan arti ketulusan, pengorbanan, dan kesetiaan. Ketulusan cinta seorang gadis cantik kepada sahabat tercintanya, cinta Sea untuk Rayn. 

Rayn yang tanpa sadar seringkali​ menyakiti hati Sea. Dan Sea yang dengan bodohnya masih saja tulus mencintai Rayn sepihak.

Ketulusan Sea benar-benar diuji, rentetan masalah muncul satu persatu. Setiap satu masalah beres, akan ada masalah yang muncul lagi untuk menguji ketulusan Sea.

Mereka mungkin bersama tapi mereka tidak bersatu, hanya bersama dalam sebuah ikatan yang bernama Persahabatan. 

Jadi, apakah suatu hari nanti mereka akan bersatu sebagai pasangan kekasih? 

Jika mereka bersatu apa mereka akan bahagia? 

I don't know, so this is a Sincerity

-Ketulusan ku yang kamu abaikan-

Copyright © 2018 By princessunicorn_
All Rights Reserved
Sign up to add Sincerity [On Going] to your library and receive updates
or
#23teeneger
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 9
I Hate Rain cover
Rain(y) Rei (COMPLETED) cover
Why Stay Away? cover
Yang Dicari cover
WAVER [Completed] cover
Warna Untuk Pelangi [✓] cover
THE RAIN  cover
Mentari Sebelum Hujan (SQUEL RAINA HUJAN TELAH DATANG)  cover
Lingga [SELESAI] cover

I Hate Rain

45 parts Complete

[ #1 in Rain, 01-09-2018 ] [ #20 in Teen Lit, 11-09-2018 ] [ #51 in Teen Fiction, 11-09-2018 ] Di saat aku membenci hujan, dia datang. Dia datang dengan segala intuisinya tentang hujan. Dia datang dengan segala kecintaannya dengan hujan. Aku jatuh cinta padanya. Sama seperti aku mencintai hujan karenanya. Tapi di hari itu, ia menghilang. Aromanya tak tercium lagi. Jejaknya sudah tak nampak lagi. Syahdunya tak terasa lagi. Ia pergi sebelum aku benar-benar memilikinya. Ia pergi sebelum aku benar-benar mempercayainya. Ia pergi meninggalkan rasa dan juga tanda tanya. Dan, di mana tepat pada 228 hari aku mengenalnya, aku baru mengerti semuanya. Tentang beberapa hal yang sengaja dia sembunyikan, dan juga tentang kenapa dia menyembunyikannya. Saat itu, aku merasakan kehadirannya. *** "Tentang seberapa pentingnya menutup rapat lembaran lama, tatkala lembaran baru mulai terbuka." -Syachwaldan Rizky