Termos Dan  Bunglon

Termos Dan Bunglon

  • WpView
    Reads 149
  • WpVote
    Votes 19
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jun 24, 2018
"Key lo temen gue yang baik deh, doain gue yah biar sukses dapatin dia." "Sukses dapatin nilai bagus dulu, baru dia." "Sip sip okey." "Lo kapan sadar sih termos?" "Kapan-kapan hehe." Ternyata sesulit ini menjalankan kehidupan dengan penuh kesunyian dan kesedihan aku kira bakal pulih secepat kilat tapi nyata selambat kura-kura. By : Keylla kesepian. Tenanglah meskipun kau melangkah dengan pelan tapi disini aku akan selalu menemanimu walaupun hatiku belum seutuhnya untukmu, mungkin kedepannya kau lah yang mengisi hatiku kembali. By : Bintang selalu berusaha.
All Rights Reserved
#256
kesepian
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Blueprint Pelarian Villain
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • GHAIKA (REVISI)
  • Transmigrasi Ziora
  • The Time
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • Tsundere Maniak Susu
  • I'm Not Just a Figuran
  • EVANESCENT
  • GRAVARENZO

Flora Severian terbangun sebagai Hazellette Ashcroft, istri Duke dalam novel fantasi sejarah. Figuran yang akan dihancurkan oleh tokoh utama wanita, Mantan kekasih Duke, anak pelayan yang ditakdirkan merebut segalanya, karakter badass yang membuat hubungan Hazellette dengan suaminya kandas. Flora mengerti satu hal begitu masuk ke novel, Jika dia bertahan dia akan dihancurkan, karena itu pilihan Flora hanya kabur... menghapus namanya dari cerita. Dalam novel ini, istri Duke tidak akan pernah diselamatkan. Hazelletta akan disingkirkan... lalu dilupakan. Dia harus membuat dunia percaya dia mati. Lalu tokoh utama akan mengambil alih segalanya dan cerita berjalan tanpanya. Asal bisa hidup tenang Hazel tidak peduli apapun. Tapi takdir tidak pernah benar-benar berteman dengannya. Karena anak yang dia tinggalkan bukan anak biasa. "Jika aku kembali suatu hari, apa dunia ini masih akan memberiku tempat?" -Hazellette Ashcroft- "Kuburkan petinya! Itu hanya peti kosong. Aku akan menemukannya kembali... apa pun bentuknya. Istriku terlalu cerdas untuk mati begitu saja." -Gillian L. Grandwood-

More details
WpActionLinkContent Guidelines