Nailan [HIATUS]

Nailan [HIATUS]

  • WpView
    Reads 310
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jul 4, 2020
Cerita ini aku publish lagi karna masukan dari temanku. Ini asli murni pemikiranku sendiri jdi kalo kurang dapat feel nya mohon dimaklumin, karna aku masih belajar untuk mendapatkan feel yg bgus dan penokohan yg tepat. Cerita ini udah lama sekali aku buat, dan belum ada revisi dari cerita ini, jadi alur sama kata" masih sama dengan yg lama, apalagi dg penulisan kata yg salah bertebaran dimana-mana. --------- Kadang perasaan suka itu ada, hanya saja kita tidak menyadari itu, kita selalu saja menyangkal kebenaran yang ada di diri kita. Karena perasaan itu tumbuh untuk seseorang yang tidak pernah kita duga. Seseorang yang selalu membuat kehidupan sekolahnya rumit, karena berbagai masalah ia hadapi karena orang tersebut. Namanya menjadi banyak pembicaraan. Tapi siapa yang bisa menyangkal itu semua, karena cinta tidak bisa ada yg menyangkal.
All Rights Reserved
#29
naira
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Almost Mine - 3 Alasan Aku Menolakmu!
  • P3K Jadi PDKT
  • Gara-Gara Sagara [SELESAI]
  • 𝐏𝐨𝐬𝐬𝐞𝐬𝐢𝐟 𝐁𝐨𝐲 || Nomin [Complete]
  • ZEYA
  • OUR STORY (ZLS)
  • Rebound
  • DLS [ 2 ] Ansellina
  • Over The Years
  • 𝐅𝐑𝐈𝐄𝐍𝐃𝐙𝐎𝐍𝐄 𝟐 [𝐄𝐍𝐃]

Katanya cinta masa sekolah itu paling murni dan jujur, tapi kenapa serumit ini sih? Gue, Raina. Cewek yang udah terbiasa jadi dewasa sebelum waktunya. Nggak pernah mikir buat jatuh cinta, apalagi jadi pusat drama dua cowok paling ganteng dan populer di sekolah. Gue cuma pengen hidup yang tenang, lulus SMA, dan pergi kuliah sejauh mungkin dari rumah nanti. Tapi ternyata semesta punya cerita lain. Tentang Aksa, cowok yang duduk di sebelah gue. Tentang Raga, cowok yang diam-diam ngerti gue lebih dari yang gue ngerti diri sendiri. Tentang cerpen yang gue tulis tiap malam, yang perlahan jadi tempat satu-satunya gue jujur. Dan tentang tiga alasan... kenapa akhirnya gue menolak dia. Padahal dia hampir gue milikin. Almost Mine, 3 Alasan Aku Menolakmu.

More details
WpActionLinkContent Guidelines