Leukimia
  • WpView
    Reads 121,740
  • WpVote
    Votes 3,343
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Sep 19, 2020
[[NEW ALUR & COVER]] Dihari kelulusannya, Emma harus terbaring lemah menanti keajaiban dari tuhan untuk dirinya. Kini Emma hanya bisa berharap dirinya sembuh dari penyakit yang selama ini di deritanya. Seandainya saat itu Aurora, ibunya. Menyetujui saran dari Dirgantara, ayahnya. Untuk menggugurkan kandungan, maka mungkin Emma tidak harus merasakan penderitaan yang dia alami selama delapanbelas tahun. Bukan waktu yang singkat bagi Emma untuk bertahan hidup, ketika penyakitnya semakin lama, semakin menyerang tubuhnya. Karena ibunya lah Emma mau bertahan melawan penyakit yang telah menggerogoti tubuhnya. "Mommy tau kamu kuat,"
All Rights Reserved
#836
fiksiumum
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Queen Friensyah Aldebaran
  • Bukan Denyut Terakhir, kan?
  • ARHAN || END
  • π”Žπ”’π”«π”«π”žπ”«π”‘π”―π”ž π”‘π”žπ”« π”π”²π”¨π”ž
  • PLOT TWIST
  • π‘¨π’Œπ’”π’‚π’“π’‚ π‘«π’Š π‘³π’‚π’π’ˆπ’Šπ’• 𝑷𝒂𝒔𝒖𝒏𝒅𝒂𝒏
  • Perihal Waktu [ REVISI ]
  • Benalu [Terbit]

"QUEEN FRIENSYA ALDEBARAN" Gadis yang dulunya selalu merasakan kasih sayang dari orang tua nya tapi tidak dengan sekarang. Setelah kepergian Nyokap nya Friensya kehilangan kasih sayang dari kedua orang tua di karenakan Bokapnya mementingkan Ibu dan saudara sambung nya. Bokapnya sudah tidak ada lagi rasa sayang kepadanya bahkan Friensya selalu di bentak sampai dihukum oleh Bokapnya hanya karena Ibu dan Saudara tirinya selalu mengadu yang tidak-tidak kepada Bokapnya. Friensya di paksa kuat oleh keadaan. Bahkan ia terkena penyakit Leuknemia tapi ia tak mau seorang pun tahu soal penyakit yang ia derita karena Friensya tak mau membebani siapapun.Hingga pada titik bukan menyerah tapi ia lelah, . Perjuangan nya telah usai kini waktunya lembaran takdir nya di tutup dengan sebuah kematian.

More details
WpActionLinkContent Guidelines