cold boy & ketua osis

cold boy & ketua osis

  • WpView
    Reads 1,759
  • WpVote
    Votes 113
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Apr 17, 2018
DAFFA ALVINO ABRAHAM dia seseorang yang dingin dan cuek akan lingkungan,dia cool dan ganteng akan tetapi saat dia memasuki kelas 12 dia selalu bertemu adik kelas yang dia gak tau namanya dan saat bertemu daffa merasa ganjal akan perasaan ini. MARISHA ZAHRA PUTRI XANDRIAN dia seseorang gadis cantik dan friendly dan saat dia memasuki kelas 11 dia selalu bertemu dengan kakak kelas yang katanya cuek dan dingin diapun gak tau nama kakak kelas itu saat bertemu dia sasha selalu merasa jantungnya berdegup sangat cepat. "Jika pertemuan ini membuat hidupku berubah menjadi hangat aku akan mempertahankanmu dan tidak akan melepasmu jika aku sudah memilikimu"-DAFFA ALVINO ABRAHAM "Mengapa saat bertemu dia aku selalu merasa jantungku berdegup sangat cepat,apakah ini yang dinamakan cinta tetapi saat bertemu dia bawaannya kesal sekaligus senang"MARISHA ZAHRA PUTRI XANDRIAN #kalo penasaran akan hubungan mereka apa jadinya reading terus ya biar gak ketinggalan#
All Rights Reserved
#8
lina
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Jejak Rasa [TAMAT]
  • Secret Admirer : Untukmu Yang Tak Tahu
  • Martanita [END]
  • BUNGKAM
  • Bright
  • Bukan Sekedar Kagum
  • TULIP [VIKUY]  (END)
  • Mungkin? (Tamat)
  • Euphoria With Senior [•END]
  • HARBORED Feelings

Bagaimana rasanya mencintai dalam diam? Mungkin satu-satunya yang bisa menjawab pertanyaan itu adalah Gio. Dia dengan segala pertimbangan di kepalanya memilih memendam rasa pada sang kakak kelas saat dia masih SMP. Rasa yang dia kira akan pudar saat lulus nanti malah masih betah bersarang di hatinya, bahkan sampai dia lulus sarjana pun dia menyadari masih menyukainya. Secara tiba-tiba dipertemukan kembali dalam situasi yang Gio pikir lebih memungkinkan untuknya bersama dengan wanita itu. Awal pertemuan kembali yang tidak sengaja membuatnya menyadari jika dia masih menyimpan rasa pada adik kelasnya itu. Apakah Gio berhasil kali ini? Atau dia hanya mengulang hal yang sama dan lompat pada lubang yang sama?

More details
WpActionLinkContent Guidelines