Why Should Love?

Why Should Love?

  • WpView
    Reads 237
  • WpVote
    Votes 57
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Aug 2, 2018
"Aku pernah terluka,dan aku rela terluka kembali demi sahabat dan orang-orang yang membuatku kembali jatuh cinta." -Dwi Alzherra Violetta "Jangan bodoh, sehingga masih bisa mengingat dia yang melupakan mu" -Alfredo Alvi "Maaf.Karena aku gagal memahami bahwa tak ada yang diciptakan untuk menjadi sempurna." -Evans Algara Bramanta Antara memilih seseorang yang kehadirannya seperti ilusi yang menyenangkan atau seseorang yang sebelumnya menjadi sebagian warna dalam hidupnya. DON'T COPY MY STORY_-
All Rights Reserved
#895
rapuh
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • dimana janji tersebut
  • Maafkan Aku
  • Putralisha~
  • ALSHA
  • MARSHA (END)
  • Perfect Change
  • Love My Enemy
  • Would You Be Mine? (COMPLETED)
  • Tentang Kita

"gue benci lo nay" ujar lasya menatap penuh amarah ke arah shanaya yang sedang di gendong oleh aksa menuju uks. tanpa sengaja naya melihat ke belakang dan melihat lasya sedang menatap mereka dengan mata tajamnya itu. 💫 "ayah janji ya, jangan lupain aku. dan ayah harus ingat kalau anak ayah yang asli itu shanaya Cherrye elvander. aku dan anak itu beda marga yah" pak el mengangguk tersenyum lebar dan mengelus kepala anaknya "iya ayah janji" "janji tetaplah janji, dan janji tidak akan bisa untuk di ingkari yah" pak el mengangguk. 💫 " aku ga akan pernah suka sama kamu sa, jadi tolong cari cewe lain yang lebih sempurna dari aku ya sa" ucap shanaya membenarkan pony rambutnya " menurutku kamu itu udah lebih dari sempurna nay" 💫 "jangan tinggalin aku ya nar, sekarang aku hanya punya kamu. kalo kamu ninggalin aku, nanti aku kesepian" "iya, aku janji" mereka berjanji dan berpelukan. 💫 "kenapa kamu jahat, kamu bilang kalau kamu suka aku. tapi kenapa setelah kamu pergi dan akan kembali, kamu harus pergi juga" "kenapa kamu merenggut nyawa kekasihku laut, dia salah apa" "kalo kamu merebutnya, aku tidak punya rumah. rumah yang tadinya utuh sekarang harus roboh lagi" "kamu juga. kan kamu juga sudah berjanji untuk kembali ketemu aku, tapi sekarang aku harus kehilangan kamu untuk selamanya"

More details
WpActionLinkContent Guidelines