[WIND's 1] Sebatas Intuisi

[WIND's 1] Sebatas Intuisi

  • WpView
    Reads 955
  • WpVote
    Votes 105
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Mar 19, 2018
Hay, kenangan kota. Aku rindu intuisiku yang dulu. Jika hati sudah tak bisa dipersatukan, Bagaimana mungkin jiwa bersatu dalam kalimat BAHAGIA. Padahal aku mencintainya sederhana, namun mengapa rumit diartikan. Disini, yah tepat disini hanya aku yang mencintai. Bertahan dalam keadaan semestinya tak bertahan, merasa kuat saat semuanya terasa rapuh. Hanya berteman dengan sejuta perasaan kabut di hati. Menemani batasan-batasan rumit yang terbatas Intuisi. Yang aku tahu, dirimu hanya Sebatas Intuisi.
All Rights Reserved
#924
nikâh
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Alice & Adrian
  • KAIFA HALUKI??
  • About You Dandelion
  • SELESAI (Say Goodbye)
  • My Diary
  • Bukan MiliKku
  • My Husband VS My Boyfriend (On Going)
  • Sebelum Luka
  • Why Do You Love Me [COMPLETED]
  • Falling [SEDANG REVISI]

Alice: "hikksss... Hikksss.. Kenapasi, lo selalu aja belain gua An. Lo ga tau gua itu orang-" Adrian: "Denger, gua ga peduli asal mula lo dari mana. Yang jelas mulai sekarang lo jadi pacar gua, gua suka sama lo Lis. Lo mau kan?" Kepercayaan itu memang harus kita lakukan Dalam hubungan, rasa saling percaya itu harus ada Tetapi jika salah satu dari kita tidak percaya pada hubungan ini Maka, untuk apa hubungan ini berlanjut? Dan sejauh manakah orang yang kita cintai itu ada dalam kehidupanku? Kini rasa percayaku kian punah Hingga semua itu memberikan luka Mawar pun tak sanggup Membantu menjadikan semua kembali Bagaimana ini? Apa yang harus kulakukan? Aku ingin semuanya kembali normal Seperti semula, saat kita bersama dan tertawa Rasanya semua ini sangat pedih bagiku Saat malam, aku teringat denganmu Rasanya aku ingin sekali seperti bulan dan bintang Yang selalu bersama, bahkan mereka tidak pernah terpisah Hatiku merasa semua ini tidak adil, semuanya hanya permainan Aku tau kau mencintaiku, tapi hatiku belum bisa menerimamu kembali Hatiku merasa sakit, saat melihatmu bersamanya Kenapa? Kenapa An, apa kau belum puas untuk menyakitiku? Iya, dulu kau dan aku memang sering bertengkar Tapi semua pertengkaran itu menjadi cinta Aku tau kau mencintaiku, dan aku pun juga Tapi kenapa saat ada temanmu itu, kita semakin menjauh Apa kau lebih memilihnya dari pada aku? Apa hatimu sudah berpaling begitu saja, sehingga dirimu tidak ingin bersamaku lagi? Begitu mudahnya Adrian mencintai Alice Dan begitu mudahnya Adrian melupakan Alice Tapi kenapa dia tiba-tiba menjauh atau tidak bicara sepatah katapun kepada Alice Adrian memang terkenal playboy, tapi dia tidak mungkin melakukan hal itu kepada wanita yang dia cintai Lantas apa permasalahannya? IKUTIN AJA YUK CERITANYA DI "ALICE DAN ADRIAN" cover by: *@dimagraphic_*

More details
WpActionLinkContent Guidelines