My Dreams

My Dreams

  • WpView
    Reads 239
  • WpVote
    Votes 30
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, May 16, 2018
Ini adalah sebuah kisah dimana kehidupan yang Indah hanyalah sebuah dongeng pengantar tidur. Ketika apa yang diharapkan tidaklah semudah yang dibayangkan dan apa yang diimpikan hanyalah berakhir pada keputusasaan. Kisah ini berawal dari perjalanan hidup seorang gadis remaja berusia 15 tahun Arshana Zieta Vadalaine. Dia harus merasakan apa itu sebenarnya arti dari sebuah Kasih sayang, pengorbanan, kesabaran dan ketegaran hati dalam menjalani sebuah kehidupan. Semuanya terlihat lebih sulit ketika hati terasa hampa dan kosong. Ketika kehilangan orang yang sangat kita sayang. Namun, hidup harus terus berlanjut seberapapun hatinya berduka dan terluka. Semua mimpi dan harapan bagai terhenti saat itu juga. Bagaimana ia harus menjalani kehidupan yang menyakitkan ini....? Biarlah takdir menata kehidupannya nanti dimasa mendatang. - Minor romance - Fanfiction - Advanture - Teenlife ~~~~~~~~~~~~~~~
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Arsyilazka
  • Arrasya Brian A.
  • A Hundred Days Closer [On Going]
  • AMERTA DALAM AKSARA
  • 𝑨𝒌𝒖 𝑲𝒂𝒎𝒖 𝑫𝒂𝒏 𝑻𝒂𝒌𝒅𝒊𝒓
  • ARESTA
  • Bang Arkan Pelindungku [Tamat]
  • Tulisan Ghani (SELESAI)
  • Endless Summer [TAHAP REVISI]

Kisah kehidupan seorang gadis dari keluarga menengah yang mencintai seorang pria sejak ia masih kecil namun karna penolakan yang di dapatkannya saat ia berumur 10 tahun kala itu membuatnya mengubur harapannya untuk bisa bersama pria itu. Namun takdir berkata lain, saat SMA mereka kembali satu sekolah di mana si pria ini menjadikan gadis malang ini sebagai bahan taruhan dengan teman-temannya. 🍁 "Gila aja Lo!, gue? suka sama cewek kamseupay gitu? Gak banget!" kata Azka dengan wajah yang diangkat angkuh. "Jilat ludah sendiri tau rasa" kata Nathan sambil memainkan handphonenya. "Gue gak bakalan suka sama dia, dia bukan selera gue banget, dia itu cupu, miskin, tepos lagi. Lo tau sendirilah selera gue kayak gimana" kata Azka sambil mengambil lalu meminum minuman milik Nathan yang berada tepat di depannya. Deg "Harusnya aku gak usah berharap lebih" 🍁 "Aku udah punya pacar Kak, jadi aku harap kakak gak ganggu aku lagi" Deg "Lo ngomong apa sih La" kata Azka terkekeh sumbang. "Stop bersikap seakan-akan kakak ada rasa sama aku, aku udah punya pacar, jadi tolong berhenti ikutin aku!, kita udah putus kak" 🍁 Bagaimana kelanjutan hubungan mereka? 🍁 Cerita ini Murni Karangan aku sendiri, Jadi Plagiat menjauh yaaa :) Kamu tidak akan pernah bisa maju jika hanya menjadi seorang penguntit 😌 Bijak dalam membaca Karya kedua akuuuu :) semoga suka deh yaaa😊

More details
WpActionLinkContent Guidelines