Kini, diriku yang sekarang berbeda dengan diriku yang dulu. Tidak ada lagi canda tawa, kejahilan, kenangan-kenangan lama itu rasanya sudah tidak bisa dikembalikan lagi. Rasanya bagaikan terhanyutkan oleh derasnya air yang mengalir, yang tak akan bisa kembali lagi. Mengapa Tuhan? Mengapa semuanya bisa seperti ini sekarang? Aku, disini hanya bisa berharap masa lalu bisa kembali lagi kepadaku.
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Aku begitu menyayanginya dan aku akan bahagia bila melihatnya bahagia meski itu menyakitkan untukku.
"Jangan pernah berpikir aku akan pergi darimu selamanya, jae"
"T-tapi hyung apa janji?"
"Tentu, janji!!"