Story Yesterday : Lian

Story Yesterday : Lian

  • WpView
    LECTURAS 12
  • WpVote
    Votos 2
  • WpPart
    Partes 2
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación lun, mar 19, 2018
Aku berpikir. Berulang kali. Merenungi apa yang telah aku perbuat. Saat itu mungkin aku menilai kamu yang berubah. Tapi nyatanya ego telah menguasai diri ini. Aku kalang kabut. Bagai tersesat dalam gelapnya sebuah ruang kegelisahan. Bertujuan ingin menjauh dari hal buruk itu namun malah terjerumus dalam lubangnya. Kini semua telah usai. Kata 'Kita' telah hilang ditelan waktu. Menyisakan 'Aku' dan 'Kamu'. Perih rasanya. Tapi mungkin beginilah cara Tuhan menyadarkanku, bahwa mempertahankan adalah hal tersulit setelah mendapatkan.
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Namamu Tak Pernah Disebut Ibu
  • 5 Kisah [ END ]
  • Lolipop berdarah
  • Syerli And The Wounds That Never End
  • Stay
  • Yang Tak Pernah Ada
  • Terlambat Jatuh Cinta
  • Kizu
  • Love or Dare [Completed]

Cinta yang paling menghancurkan adalah cinta yang dipaksakan bertahan, meski tahu itu hanya akan menyakitimu. Padja tahu bagaimana memanipulasi emosi dengan sempurna, dia yang membuat Rere ragu, namun juga yang tak bisa dia lupakan. Di rumah, orang tuanya yang penuh harapan dan aturan ketat semakin mengekangnya. Tak ada ruang untuk pilihannya sendiri. Semua serba terkontrol. Cinta yang menjebak, keluarga yang membatasi, dan rahasia yang terlalu gelap untuk diungkapkan. Rere terjebak dalam dilema: membuka kebenaran yang bisa menghancurkan segalanya, atau terus diam dan merasakan luka semakin dalam? ••• Instagram dan Twitter @diashshafa

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido