We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Senja Untuk Naya

Senja Untuk Naya

  • WpView
    Reads 17
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Mar 11, 2018
WpInfo
Fiction
Romance
"Aku tak suka senja." "kenapa?" "Senja pergi saat orang lain nyaman dengannya, sayang indahnya hanya sementara." "Senja itu baik sebenarnya. Ia pergi sebab paham akan ada yang menggantikannya. Ia memberi kesempatan pada bulan untuk bencengkrama dengan bumi yang dirindukannya. Dan dengan lapang dada, senja mau melakukannya meski harus terluka. Senja memang bisa menemani bumi jalan-jalan atau duduk menikmati keindahan yang luar biasa, ia juga bisa menjadi pendengar setia saat bumi bercerita keluh kesahnya. Tapi nyatanya bulan lebih mampu menemani bumi di malam dinginnya, memeluk bumi dengan segala kehangatannya." Aku terdiam mendengarnya, sekarang aku mengerti bahwa kamulah senja yang sesungguhnya. Kamu masih memberiku waktu untuk merindukan dia, padahal jelas ada luka yang kamu simpan dalam kata 'tak apa'. Maaf ya, lagi-lagi aku membuatmu terluka. #senjabercerita
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • My Destiny
  • Hurts So Good (Fast Update)
  • Langit Senja [end]
  • Langit Senja (End)
  • Senja
  • Langit Senja [𝗧𝗲𝗿𝗯𝗶𝘁]
  • My Childish Boyfriend🖤
  • Senja dan Jingga
  • When Two Hearts Collide

Kalau tahu akan jadi seperti ini jadinya, kenapa aku tidak mulai dari awal cerita dalam diam ku? Rasanya menyenangkan hanya bicara dengan hati. Tidak perlu mendengarkan yang lain bicara, cukup dengarkan hati ku. Ku rasa senja juga melakukan yang sama seperti ku. Tanpa perlu memperdulikan cicit burung dan suara binatang-binatang lain. Dia tetap menarik matahari ke arah barat. Tanpa perlu mengindahkan permintaan manusia yang meminta cahaya indahnya agar jangan cepat pergi, tapi dia tetap bergelung untuk mengubah langit jingga menjadi hitam. Ah, mengapa tak ku lakukan sejak dulu?

More details
WpActionLinkContent Guidelines