Come Back Please

Come Back Please

  • WpView
    Reads 420
  • WpVote
    Votes 127
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Apr 19, 2018
Ingin rasanya kembali ke masa dimana aku dan kamu masih saling mencintai. Dulu disaat aku sedih, bahagia, hingga dalam keadaan terpuruk pun kamu tidak pernah meninggalkanku. Namun sekarang, semua berbeda. Kamu bukan seperti kamu yang dulu. Dingin. Cuek. Bahkan untuk berkata "Hay" saja mungkin sangat berat bagimu. Ingin rasanya menyapa sekedar bertanya, apa kabar? Masih kah ingat dengan aku? Masihkan rindu aku seperti dulu? Ah aku rasa itu tidak mungkin. Hanya rasa sepi dan rindu yang selalu aku rasa. *** Rianda Hadi Wijaya, gadis manis yang masih merindukan sosok yang dulu pernah mengisi hari-harinya. Hingga saat inipun dia masih belum bisa melupakan sosok yang telah membuat dia merasa kehilangan.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Full Of Scratches
  • (END) HAL-HAL MANIS YANG TAK PERLU KITA ULANGI
  • Antara Jarak Dan Waktu
  • Sincerely, Milan
  • Putralisha~
  • KITA BERBEDA (antara Aku, Kamu, dan Tuhan)
  • DIARY DAN DARA (√)
  • SalFlo
  • Sekali Lagi (End)
  • Setitik Rindu

Jangan lupa vote yaaa! 🤗 Karena dukungan kalian begitu berarti buatku!🤗 ________________________________ Takkan pernah terbayangkan sebelumnya jika kehidupan yang digariskan oleh Tuhan ternyata se-pelik ini. Ia bahkan merasa masalah sangat senang menghinggapi dirinya. Ia hanya bisa berharap akan ada secercah cahaya yang membawa harapannya mengudara bersamaan dengan teka-teki dalam hidupnya dapat terpecahkan. * * * "Saya akan pastikan bahwa seluruh anggota keluargamu akan menanggung akibatnya! Saya bersumpah!!" _ "Manusia mana yang tidak takut mati?" _ "Sebelum pergi, aku hanya ingin mengungkap satu hal agar aku bisa pergi dengan tenang. Hal yang membuatku begitu penasaran setengah mati. Tolong izinkan aku ya tuhan... " _ "Aku hanya ingin tahu kebenaran seperti apa dibaliknya, bukan membuka luka lama. Karena bagaimanapun, luka sudah menjadi teman dalam hidupku sejak kejadian itu. Jadi, meski luka lama itu dibuka atau tidak, aku sudah terluka dengan hebat." _ "Terima kasih telah mengajarkan ku apa arti hidup itu. Aku tidak menyesal dan aku bahagia..." * * *

More details
WpActionLinkContent Guidelines