Saqila
  • WpView
    LECTURAS 2,431
  • WpVote
    Votos 1,724
  • WpPart
    Partes 13
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación sáb, oct 3, 2020
"Rasa kehilangan mereka akan selalu berbekas namun jika kau memilih untuk menghilang juga maka silahkan. Karena kau pun tidak akan bisa menemukanku" Aqila "Aku bukanlah manusia baik seperti mereka, aku lebih berbahaya dari yang terlihat. Aku ingin menjauhimu agar tetap aman, namun otak dan hatiku berkata lain. Lantas apa yang harus kuperbuat???" Sam Tentang dua anak manusia yang mencoba menyelamatkan satu sama lain tanpa mereka ketahui bahwa takdir bahaya keduanya saling terhubung SLOW UPDATE
Todos los derechos reservados
#92
taaruf
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • BarraKilla
  • Give Me Your HUG(END)✅
  • Have a Nice Dream [Completed]
  • Satu Langkah Lebih Dekat [hiatus]
  • Perempuan Kahfi
  • Bersamamu
  • VIOLAND [TERBIT]
  • BAD FATE (End✔)
  • 𝐕𝐀𝐂𝐈𝐋𝐋𝐀𝐓𝐄 (𝐄𝐍𝐃)
  • AMORAIGER 2 [COMPLETED]

LENGKAP! Follow akun ini sebelum baca🐧 Warning! Peringatan! Cerita ini bisa membuat kalian mengumpat, menangis, dan tertawa (jika satu SELERA)🍭 "Barr, aku juga nggak tahu kenapa Raden nyium aku." "Shit! Diem, Bego!" "Maaf." "Tahu nggak, kenapa gue nerima lo jadi pacar gue? Padahal lo yang nembak gue duluan di UKS dengan nggak punya malunya." "...." "Lo itu menyedihkan, Killa. Sangat menyedihkan. Gue selama ini cuma.... kasihan sama elo." "Barra, dada aku sakit." "See? Lo minta dikasihani lagi?" "Maaf." "Dan lo selalu mengatakan maaf biar lo semakin dikasihani." "Barra, kamu beneran mau aku pergi?" "Lo masih mau di sini? Nggak tahu diri banget. Habis ciuman sama suami orang, masih mau sama gue. Karena cuma gue yang bisa ngasih lo segalanya. Gue jijik sama elo." "Makasih, ya, udah mau jadi pacar Killa. Udah mau bahagiain Killa. Hehehe. Kita akhirnya pisah." "Gue nggak mau lihat lo lagi." "Hehehe." "...." "Barrabas Mahesa, makasih udah pernah jadi yang terbaik buat Killa." I loved, and I loved and I lost you. I loved, and I loved and I lost you. I loved, and I loved and I lost you. Titik tertinggi mencintai adalah tahu diri untuk menerima sebuah kehilangan. "Barra, kenapa cara kamu mencintai aku kayak gini?" • Demi kenyamanan Anda saat membaca, disarankan memfollow akun penulis terlebih dahulu. • Dilarang memperbanyak sebagian atau seluruh isi dalam cerita ini tanpa izin tertulis dari penulis. Semua yang ada dalam cerita ini murni hasil pikir penulis, maaf jika ada kesamaan nama, tempat, karakter, dan sebangsa itu. Selamat membaca!

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido