We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
anitaaa
  • WpView
    Reads 192
  • WpVote
    Votes 21
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Apr 16, 2018
WpInfo
Fiction
Romance
Anita, ya Anita. Dia anak remaja usia 16 tahun. Tepatnya dia sedang study di jenjang SMA. Mungkin sebagian orang beranggapan masa SMA, masa kisah kasih seorang remaja yang sedang memuncak. Apakah hal itu sama dengan yang dirasakan oleh anak gadis ini ? Hidup sebagai anak semata wayang, namun orang tuanya melakukan semua hal agar anaknya tak kesepian walaupun kerap ditinggal dalam jangka waktu yang tak bisa dihitung dalam detik, menit, ataupun jam. Namun, ada sesuatu yang tak lumrah dirasakan oleh gadis ini. Yang menjadi masalah dalam hidupnya. Dia pendam sendiri dan entah sampai kapan sesuatu itu akan tercurahkan. Apa sesuatu yang tak lumrah dirasakan oleh Anita sebagai seorang remaja menginjak usia dewasaa ???
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Almost Us
  • Aku Tau Itu
  • Jatuh, Suka Lagi ?
  •  Lost in Your Eyes
  • 𝐇𝐄𝐊𝐒𝐀𝐕𝐈𝐀𝐍
  • semesta membatu
  • Our Times (Completed)
  • Sweetbreeze
  • The Messages
Almost Us

Sebagian orang dari kita mungkin percaya, bahwa beberapa orang datang ke hidup kita datang dengan membawa suatu alasan. Entah untuk tinggal selamanya atau sekadar singgah sebentar, lalu meninggalkan jejak yang sulit untuk dihapus. Waktu terus berjalan, tetapi beberapa hal masih tetap tinggal entah sebagai kenangan, luka, atau sesuatu yang samar-samar mengendap di hati. Tak semua orang menyadari kapan segalanya mulai berubah. Terkadang, perubahan datang begitu perlahan, seperti senja yang merayap di langit, menggantikan terang tanpa terasa. Begitu pula dengan perasaan yang datang tanpa aba-aba, lalu tiba-tiba mengisi ruang yang bahkan tak pernah disadari keberadaannya. Sebagian remaja mungkin pernah merasakan hal ini, contohnya membuat keputusan-keputusan kecil yang sederhana namun berdampak besar dalam kehidupan, perasaan yang tumbuh diam-diam, dan momen-momen yang tanpa disadari mulai mengubah segalanya. Di sinilah kisah Kiara Tarunika dimulai tentang perjalanan yang tak hanya membawa kebahagiaan, tetapi juga menghadirkan pertanyaan besar dalam hidupnya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines