Story cover for Social Class by IisKhoerunnisa
Social Class
  • WpView
    Reads 422
  • WpVote
    Votes 55
  • WpPart
    Parts 10
  • WpView
    Reads 422
  • WpVote
    Votes 55
  • WpPart
    Parts 10
Ongoing, First published Mar 13, 2018
Cerita ini hanyalah cerita khayalan yang berasal dari imajinasi seorang penulis yang belum ahli. Namun, ini bukanlah cerita dongeng yang tidak mungkin terjadi di dunia nyata.

Social Class, judul yang menggambarakan suasana kelas sosial/ips pada masa SMA. 
Cerita ini tidak mengandung unsur pornografi. Jadi buat kalian yang masih dibawah umur, jangan takut untuk membacanya. Buat kalian yang rindu masa-masa SMA silahkan baca cerita ini. Karena mungkin cerita ini bisa membawa imaginasi mu kembali ke dunia SMA, dan mengingatkanmu pada masa remaja yang penuh cerita.
All Rights Reserved
Sign up to add Social Class to your library and receive updates
or
#100canda
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 10
Pal In Love cover
Tentang Kita  cover
Badai Tak Berujung [ON GOING] cover
MOnODitRi cover
Back For Me (Completed) cover
Asam Manis Putih Abu(Edisi kelas purba) cover
KAKAK TINGKAT (On-Going) Hiatus Dulu Ya cover
Rewrite the Start cover
Untuk Oreo dan Kamu [OG] cover
Kelas A [End] cover

Pal In Love

51 parts Complete

[TELAH TERBIT] "Selalu ada luka, diantara persahabatan dan cinta." ÷×+-=Pal in Love=-+×÷ Masuk kelas unggulan di sekolah barunya jelas bukanlah hal yang diharapkan oleh seorang Kia-siswi dari kelas reguler sebelumnya. Kia sendiri malah lebih suka menyebut keputusan kepala sekolah yang notabene sahabat papanya itu sebagai musibah. Tentu saja Kia cukup sadar kalau dirinya hanyalah tipe murid kurang rajin belajar dan masih suka menghabiskan waktu untuk main piano tales di ponsel. Lalu, harus punya teman sekelas bermuka tembok dan bermulut menyebalkan seperti Andra adalah musibah tambahannya. Kesan pertama yang buruk di awal membuat Kia dan Andra selalu saja tidak bisa akur satu sama lain. Adu mulut dan saling lempar pelototan adalah cara yang mereka pilih untuk berkomunikasi. Di setiap kali pertemuan, pasti ada pertengkaran. Tapi hari-hari terus berlanjut. Berbagai cerita datang satu per satu diantara Kia dan Andra. Dan semua itu mulai menjebak mereka dalam alur dengan cinta dan persahabatan sebagai konfliknya...