Kini Semua Berubah

Kini Semua Berubah

  • WpView
    Reads 84
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Mar 14, 2018
WpInfo
Fiction
Romance
" Huuammm......" aku menguap dan melihat jam yang di letakkan di meja kamar ku, ternyata masih jam 05.30, aku membuka jendela kamarku dan tidak lupa merapikan dahulu kamar kecil ku, iya kamar yang dibilang sederhana desain nya tapi aku suka, dinding nya berwarna biru langit, warna yang sangat aku sukai. Oiya nama ku caca triani, biasa dipanggil caca, aku gadis remaja yang baru berusia 17 tahun, baru kelas 3 SMA loh, hehe. Aku memiliki saudara laki laki, iyah dia kakak ku, kak dito. Aku tersenyum dan bergegas untuk ke dapur, seperti biasa membantu mama sebelum pergi kesekolah. " pagi mama" teriak ku dari tangga, "pagi sayang" jawab mama yang dari tadi asyik sendiri memasak tanpa menoleh pada ku, hehe iya si mama kalau lagi sibuk kayak gitu, tapi aku bahagia memiliki nya. Iya dia mama ku, malaikat ku, tepat nya super hero ku. Dan sekaligus papa untuk ku. Ohh iya, Papa, aku sedih mendengar namanya, aku rindu dengan nya, rindu bermain dengan nya, rindu bercanda dengan nya, tapi dia telah pergi jauh. Tepat nya dia pergi meninggal kan putri nya ini.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Alisa's Story
  • Black Marriage [SELESAI] ✓
  • Crazy Marriage
  • DEAR ANNETHA
  • NARENDRA, SPOILED HUSBAND (END)
  • New Possessive Family
  • AMOUR (Mr. Pradipta)
  • DISA | broken

'Aku cuma butuh "rumah pulang" aku capek mikir aku capek berjuang aku capek... Tapi aku cuma bisa nangis dan memeluk diriku sendiri , sampai rasa sakit kepalaku mulai sangat terasa .. aku fikir mati akan mengakhiri penderitaan ini , tapi bagaimna adikku? Bagaimana ayahku? Bagaimana kakakku? Aku tidak bisa melihat mereka sedih'. Begitulah tulisan seorang gadis yang sedang mengetik di atas keyboard nya. " Bahkan ibuku bukan tempat untuk aku pulang " gadis itu mendongakkan kepalanya yang terasa nyeri sambil menghembuskan nafas dari bibirnya " Aku capek bee... Aku capek dan semua orang tau seberapa menyedihkannya diriku" kedua gadis itu berpelukan, satu diantaranya melepaskan pelukan itu "lo itu egois lis!" "gw gk egois.." "lo terus terusan merasa klo lo yg paling sakit padahal nggak!" "hehee lo nggak bakal ngerti! Kalian gk bakal ngerti karna kalian gk ngerasain jadi gw.." Nadia alisa seorang gadis berusia 17th yang merasa dewasa sebelum waktunya dan merasa sendirian k etika kehilangan seseorang yg sangat disayanginya. "aku kangen banget. Jemput aku.. Nek" Cerita yang penuh emosi masalah keluarga cinta dan depresi Ceritanya mentok sama si cewek karna ini cerita saya sendiri yaa tapi full banyakan realita daripada halunya maklumin ajalah yaa sekalian curhat hehee

More details
WpActionLinkContent Guidelines