Aku percaya pada unicorn.
Bahkan melupakan semua kenangan bersama sahabatku.
"Pilih sahabat / unicorn"sahutnya ketus.
"Semua"
Aku berada di sebuah tempat indah yang penuh unicorn.
Aku mengerti semuanya.
maafkan aku sahabatku,aku sangat menyesal.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Langsung baca aja guys, gak pandai buat deskripsi
Maaf kalo ceritanya gak jelas, atau gak nyambung soalnya ini cerita pertama aku
Fase: dipaksa, terpaksa, dan terbiasa