Whatever

Whatever

  • WpView
    Reads 130
  • WpVote
    Votes 27
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Aug 27, 2018
Faturahman albi alfian "Kamu menarik tapi untuk selanjutnya ntahlah..." Siapa sih yang gak kenal faturahman albi alfian laki-laki yang begitu tampan rupawan, semua perempuan terpincut oleh ketampanannya, jajaran mos wanted, dengan segala kegelarannya sebagai ketua osis dan ketua basket pasti perempuan mana yang tidak mau dengannya, tapi soal kepintaran memang dia tidak terlalu pintar. Dia memang menyukai perempuan yang bisa di bilang biasa-biasa. Kelanjutan nya nanti ya, cukup sekian?? Lina angelia syakila "Untung tetangga kelas bukan rumah tangga" Lina angelia syakila perempuan yang menyesali di ujung perbuatannya karena kecerobohan dan ke egoisannya. tipikal orang yang bisa memikat kaum adam dia tidak cantik katanya, tapi menurut orang lain dia itu cantik dengan kesederhanaannya dan kesetiaannya. Ayo mari baca??
All Rights Reserved
#5
lina
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Fractured Cheerfulness (On Going)
  • A L D Y (E N D)
  • Say Goodbye [ON GOING]
  • LOVE STORY (END)✓
  • Oh My Neighbour
  • Dari Nadya Menjadi Salsa Bersama Aidyn
  • CLBK (Cisah Lama Belum Kelar)
  • -LANDA-
  • ALRIN

"Lo beneran bego, Fin. Gimana sih, gini aja lo ga ngerti-ngerti?" Satria menggelengkan kepala frustasi. Alfina cuma bisa cengengesan. "Jangan bosen ngajarin gue, ya." Di balik senyum yang tak pernah hilang, Alfina Adzra Wardana adalah anak yang terjebak di antara dua dunia. Dunia di mana dia terlihat ceria, ekstrovert, dan penuh semangat. Tapi ketika bel tanda pelajaran berbunyi, dia lebih memilih untuk menghindar daripada berhadapan dengan angka, rumus, atau teori-teori yang malah bikin pusing. Matematika? Ekonomi? Hanya kata-kata kosong yang dia coba terjemahkan dengan senyum yang terus dipaksakan. Satria, cowok yang dipaksa jadi tutor pribadi Alfina, udah sampai titik frustasi. "Lo bener-bener bego!" katanya, meskipun di balik itu, dia enggak bisa menahan rasa kagum pada dunia Alfina yang penuh warna dan seni. Karena ada satu hal yang Alfina tahu dengan pasti: dunia seni adalah tempat dia bisa bersinar. Setiap goresan kuas di kanvas adalah tempat dia bisa bebas, tanpa perlu penilaian orang lain. Tapi di rumah dan di sekolah, ada satu sosok yang terus dibandingkan dengan Alfina-adiknya Thalita, yang cerdas dan selalu jadi juara kelas. Alfina merasa dirinya selalu kalah. Di balik kebingungannya dan perasaan tak cukup, Alfina mencoba menemukan cara agar bisa berjuang untuk dirinya sendiri. Tapi, apakah itu cukup? Dan di tengah semua itu, apakah Satria, yang frustrasi mengajar, bisa melihat potensi besar dalam diri Alfina yang selama ini dia abaikan? Apakah Alfina bisa melepaskan diri dari bayang-bayang adiknya? Apakah Satria bisa melihat lebih dari sekadar kegagalannya?

More details
WpActionLinkContent Guidelines