Cinta, Untuk Siapa?

Cinta, Untuk Siapa?

  • WpView
    Reads 23
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Mar 17, 2018
Hidupku berjalan seperti ini; Ada dua anak laki-laki dalam kehidupanku dan Aku mencintai mereka berdua. Yang pertama adalah sesuatu yang menghangatkan serta menyilaukan bagai sinar matahari dan dia adalah sumber kebahagiaan menurutku, karna dengan hanya melihatnya membuatku tersenyum tak karuan. Dan laki-laki satunya adalah definisi dari semua kegelapan dan rasa sakit, dia merasa seperti orang yang terluka dan rasa dingin yang menusuk ketika melihatnya. Namun, aku merasa dunia terasa nyata bersamanya. Mana yang sebaiknya aku pilih untuk kisah cintaku? Sultan yang merupakan matahari untukku? Atau Fero yang merupakan badai kehidupan untukku?
All Rights Reserved
#943
watty
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Hamba-hamba Pilihan
  • choice ;
  • Hi Crush! (udah selesai)
  • DILEMA.
  • [END] Blind Rainbow
  • The One That Got Away
  • ALETHA ( Completed )
  • Because Of Love {Completed}
  • Dua Hati
  • If I Stay [Published]

(SELESAI) ini tentang indahnya sebuah pertaubatan dan perjuangan yang berat dalam perjalanan menuju ridho Allah. Ada keikhlasan yang besar yang harus di korbankan. Namun semua terasa mudah jika kita selalu melibatkan Allah dalam segala hal. "..... Di kala aku berharap ia bisa menerima ku, aku berharap dia adalah jodohku yang mampu menerima ku apa adanya, termasuk masa lalu ku yang kelam itu. Justru aku terluka karenanya. Ia tidak mampu menerima masa laluku, ya Robb... aku berserah diri pada-Mu" (Sarah) "...... Tidak mengapa, ya Robb jika aku harus terluka seperti ini hingga kaki ku tak lagi sanggup berdiri. Asalkan Engkau... asalkan Engkau tidak murka kepada ku ya, Roooobbb...." (Bedul) Ketika kita hijrah bukan berarti tidak ada ujian yang datang melanda. Allah akan berikan ujian-ujian itu, bukan karena Allah membenci kita. Allah hanya ingin melihat seberapa besar kesungguhan kita kembali kepada-Nya dan lihatlah bagaimana pertolongan Allah kepada hamba-hamba pilihan-Nya, yaitu hamba-hamba yang mau kembali kepada-Nya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines