Tell Me Why?

Tell Me Why?

  • WpView
    Reads 42,972
  • WpVote
    Votes 2,494
  • WpPart
    Parts 24
WpMetadataReadComplete Sun, Jan 27, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
Terimakasih sudah mematikan harapan. Setidaknya sekarang aku tau untuk siapa hatimu. Setidaknya sekarang, sudah tidak ada lagi alasan untuk aku menggapaimu kembali. *** Dulunya, Almira dan Riga sangatlah dekat. Banyak orang mengira keduanya memiliki hubungan spesial, padahal tidak sama sekali. Mereka hanya terikat perasaan yang sama namun tidak melibatkan hubungan spesial. Lalu tiba-tiba Riga menjauhinya begitu saja, tanpa mengucapkan sepatah kata pun. Setahun berlalu. Sekarang Almira harus kembali sekelas dengan Riga. Meski begitu, Riga tidak pernah lagi mendekati atau menyapanya. Kadang, semesta memang lucu. Menciptakan cinta dan luka secara beriringan. Mereka yang dulu selalu menghabiskan waktunya bersama, kini bahkan lupa bagaimana cara untuk menyapa satu sama lain. Sampai sekarang, Almira tidak pernah tau dengan alasan Riga yang tiba-tiba menjauhinya. Entah apa yang Riga lakukan, yang jelas membuat Almira merasa terluka jika terus mencari alasannya lebih dalam. -cover by: @riskasi22 2018. By: tianiindris.
All Rights Reserved
#10
bestfriendgoals
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Hopeless
  • ALVIN ALVA(COMPLETED)
  • Valcano
  • Paradise
  • Surat Cinta untuk Diriku Sendiri
  • ALMIKA [On Going]
  • Kisah ADISKA [ Tahap Revisi ] ✔
  • Kenangan Untukku [Selesai]
  • Another Goodbye (The Other Side 2)
Hopeless

Repost update rutin setiap Rabu, Jumat dan Minggu di jam 8 malam :"-) :::: Kita adalah kisah happy ending dengan epilog yang menyakitkan. :::: "Sakit." Bukan. Bukan lukanya namun perasaannya. Ia menarik napas panjang, dadanya teramat sesak, bahkan bernapas pun begitu menyakitkan. "Tuhan, tolong dengar, aku mau pulang." Lirihan yang penuh duka keluar begitu saja. Semesta seolah senang melihat senyum di sudut bibir Jeslin bertambah pudar. "Aku hanya penikmat luka yang tidak pernah mengerti cara untuk sembuh." "Terluka lalu lupakan" "Sulit, tapi aku sanggup." "Terima kasih atas semua luka yang tak pernah berujung."

More details
WpActionLinkContent Guidelines