Tell Me Why?

Tell Me Why?

  • WpView
    LECTURAS 42,974
  • WpVote
    Votos 2,494
  • WpPart
    Partes 24
WpMetadataReadConcluida dom, ene 27, 2019
WpInfo
Ficción
Romance
Terimakasih sudah mematikan harapan. Setidaknya sekarang aku tau untuk siapa hatimu. Setidaknya sekarang, sudah tidak ada lagi alasan untuk aku menggapaimu kembali. *** Dulunya, Almira dan Riga sangatlah dekat. Banyak orang mengira keduanya memiliki hubungan spesial, padahal tidak sama sekali. Mereka hanya terikat perasaan yang sama namun tidak melibatkan hubungan spesial. Lalu tiba-tiba Riga menjauhinya begitu saja, tanpa mengucapkan sepatah kata pun. Setahun berlalu. Sekarang Almira harus kembali sekelas dengan Riga. Meski begitu, Riga tidak pernah lagi mendekati atau menyapanya. Kadang, semesta memang lucu. Menciptakan cinta dan luka secara beriringan. Mereka yang dulu selalu menghabiskan waktunya bersama, kini bahkan lupa bagaimana cara untuk menyapa satu sama lain. Sampai sekarang, Almira tidak pernah tau dengan alasan Riga yang tiba-tiba menjauhinya. Entah apa yang Riga lakukan, yang jelas membuat Almira merasa terluka jika terus mencari alasannya lebih dalam. -cover by: @riskasi22 2018. By: tianiindris.
Todos los derechos reservados
#72
brokenhearted
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Paradise
  • Valcano
  • HILANG [Segera Terbit]
  • Grafi [End]
  • About You
  • Hopeless
  • Kenangan Untukku [Selesai]
  • About You Radit! (Selesai + Revisi)
  • RAJAWALI
  • ALMIKA [On Going]
Paradise

(SUDAH TERBIT) PESAN DI SHOPEE LOVELYMEDIA. "Lihat saudaramu yang lain! Mereka berprestasi! Tidak buat onar! Membanggakan orang tua!" Baginya yang terbiasa dibandingkan dengan saudara sendiri, mendengar perkataan itu tak lagi menimbulkan sakit meski sesekali menangis dalam diam. "Woi cupu! Beresin nih sekalian buang sampahnya. Awas aja lo masih bisa santai disini." "Orang kayak lo emang pantes dapet temen?" "Makanya gak usah belagu! Dasar babu!" Lambat laun perkataan mereka tak lagi berefek pada hatinya, apa ini? Apakah ini yang disebut mati rasa? Ternyata ... setelah mati rasa pun ia tetap merasakan pahit yang sulit dijelaskan. Mengapa begitu banyak orang yang membencinya? Apa salahnya? Di mana letak kekurangannya? "Urus diri lo sendiri!" "Dasar manja!" "Qi, urusan abang bukan cuma kamu. Jangan egois." Ah, begitu. Ternyata di mata ketiga saudaranya pun ia terlihat manja dan menyusahkan. Bagaimana ini? Hatinya kini sudah pecah berkeping-keping, ia tak lagi merasakan dirinya sendiri. Harapannya ... sungguh sederhana, semoga kelak Ayah dan ketiga saudaranya dapat kembali menyayanginya. Semoga masa SMA-nya bisa seindah cerita novel yang ia baca. Semoga keinginan itu dapat ia rasakan sebelum ajal menjemputnya dengan paksa. .... Warning: violence, harsh word, bullying, suicide, etc. All picture from pinterest.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido