Tell Me Why?

Tell Me Why?

  • WpView
    LECTURES 42,779
  • WpVote
    Votes 2,494
  • WpPart
    Chapitres 24
WpMetadataReadTerminé dim., janv. 27, 2019
Terimakasih sudah mematikan harapan. Setidaknya sekarang aku tau untuk siapa hatimu. Setidaknya sekarang, sudah tidak ada lagi alasan untuk aku menggapaimu kembali. *** Dulunya, Almira dan Riga sangatlah dekat. Banyak orang mengira keduanya memiliki hubungan spesial, padahal tidak sama sekali. Mereka hanya terikat perasaan yang sama namun tidak melibatkan hubungan spesial. Lalu tiba-tiba Riga menjauhinya begitu saja, tanpa mengucapkan sepatah kata pun. Setahun berlalu. Sekarang Almira harus kembali sekelas dengan Riga. Meski begitu, Riga tidak pernah lagi mendekati atau menyapanya. Kadang, semesta memang lucu. Menciptakan cinta dan luka secara beriringan. Mereka yang dulu selalu menghabiskan waktunya bersama, kini bahkan lupa bagaimana cara untuk menyapa satu sama lain. Sampai sekarang, Almira tidak pernah tau dengan alasan Riga yang tiba-tiba menjauhinya. Entah apa yang Riga lakukan, yang jelas membuat Almira merasa terluka jika terus mencari alasannya lebih dalam. -cover by: @riskasi22 2018. By: tianiindris.
Tous Droits Réservés
#14
bestfriendgoals
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Surat Cinta untuk Diriku Sendiri
  • SENJA (Revisi 2023)
  • ALVIN ALVA(COMPLETED)
  • Grafi [End]
  • Valcano
  • Eh, mantan!
  • ALMIKA [On Going]
  • Kisah ADISKA [ Tahap Revisi ] ✔
  • Kenangan Untukku [Selesai]

"Semelelahkan apapun hidup, tolong jangan mati di tangan sendiri." ______________________ "Aku nggak mau ngerasain mentalku kembali hancur berantakan hingga rasanya hampir mati hanya karena cinta. Itu sebabnya, aku selalu takut untuk jatuh hati lagi." Ya, Ditha Aquila selalu takut kembali dibuat terluka sampai tak sadar bahwa ia sudah jadi sumber luka bagi Juna Pradirga. Lihatlah pada kebodohan yang ia buat. Takut ditinggal pergi, tetapi menomorsatukan ego dan gengsi. Ingin diyakinkan, tetapi tak pernah memberi kepercayaan. Mengharapkan yang serius, tetapi memutuskan hidup dalam hubungan tanpa status. Lebih dari ketakutannya untuk kembali dilukai, Ditha percaya bahwa orang yang mentalnya tidak stabil memang tak pantas untuk dicintai. Sebab bagaimana mungkin ia mencintai raga yang lain saat dirinya sendiri masih seringkali ia sakiti? Biar aku bertanya, apa yang akan kau putuskan jika seseorang datang pada saat luka masa lalumu belum sepenuhnya hilang? Memilih menerimanya? Atau justru, menolak kehadirannya dengan dalih sakit hatimu yang belum pulih? Keduanya sama-sama berisiko. Namun, kita selalu bisa memilih, risiko mana yang akan kita ambil. "Dan salah satu cara paling mudah untuk mencintai diri sendiri adalah dengan berhenti sejenak mencintai orang lain." PERINGATAN ⚠ Cerita ini bertemakan mental health. Pada beberapa part mengandung konten sensitif seperti adegan kekerasan fisik, self harm, hopeless, trust issues, dan suicidal thoughts. Publish : 1/09/2021 - 25/12/2021 Revisi [ New version ] : 19/02/2023 - Rank : #2 in puisi [04/10/22] #3 in quotes [30/11/23] #1 toxic relationship [31/07/22] #1 trustissue [28/08/22] #1 loveyourself [09/08/2

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu