Story cover for The Uncoquerable Love by Mitsuki018
The Uncoquerable Love
  • WpView
    Leituras 117
  • WpVote
    Votos 27
  • WpPart
    Capítulos 6
  • WpView
    Leituras 117
  • WpVote
    Votos 27
  • WpPart
    Capítulos 6
Em andamento, Primeira publicação em mar 13, 2018
~Berawal dari perbedaan dua dunia yang berbanding jauh dengan orang lain... Di mana dunia yang kelam berseberangan dengan dunia yang bersinar, di mana  mereka yang tinggal di dunia kelam menunggu dan berusaha untuk bisa sampai dan berhasil menuju ke dunia yang bersinar di seberang.~

  🌸  Dari awal mereka hanya memiliki dunia mereka masing-masing yang tak tersentuh oleh cinta. Namun, keduanya dipertemukan dengan izin Allah swt., dan saat itulah dunia mereka pun sedikit demi sedikit mulai berubah dengan warna-warna yang sulit di hilangkan.~
Todos os Direitos Reservados
Inscreva-se para adicionar The Uncoquerable Love à sua biblioteca e receber atualizações
ou
#196islamic
Diretrizes de Conteúdo
Talvez você também goste
Truth After Love (Tamat, segera terbit), de tiaxyl
36 capítulos Concluída
perang "Sayangkuu, cintakuu. Gimana dengan hari ini, hm? Are you happy?" "Seru dong, senang karena ada kamu, Ka. Hehe." Dulu, setiap percakapan kecil seperti itu mampu menyulap hariku jadi lebih indah. Tapi semua itu kini tinggal kenangan. Hubungan yang manis dan penuh tawa itu akhirnya harus berakhir, bukan karena cinta kami memudar, tapi karena kenyataan terlalu pahit untuk ditelan bersama. Aku masih mencintaimu. Masih ingin mendekat, masih berharap bisa kembali. Tapi jarak ini bukan lagi tentang raga-melainkan tentang takdir yang tak mengizinkan kita bersatu. Cinta kita besar, tapi tidak cukup untuk melawan kenyataan yang tak berpihak. Banyak halangan yang kucoba lalui demi kamu, demi kita... tapi ternyata semesta punya rencana lain. Kini, aku hanya bisa menatapmu dari kejauhan. Ingin kembali, tapi tak bisa. Ingin melepaskan, tapi hatiku belum rela. Satu kejadian itu-satu hari yang mengubah segalanya-telah memutus tali yang tak terlihat namun sangat kuat mengikat kita. Jika bukan karena kejadian itu, mungkin aku masih tersesat dalam hubungan yang samar: ada, tapi tak punya peran. Dulu aku memegang peran utama di hidupmu. Sekarang? Bahkan untuk menjadi figuran pun aku tak lagi layak. Kita pernah sangat dekat, tapi kini aku tahu... melepaskan sesuatu yang sudah terasa seperti rumah tidak akan membuat segalanya membaik. Bahagia tidak selalu datang setelah menjauh. Dan seringkali, hubungan yang tampak sempurna dari luar menyimpan luka yang tak pernah terucap. Aku tak menyangka semuanya akan berakhir seperti ini. Tapi yang sudah terjadi, biarlah terjadi. Meski begitu, kenangan itu-kenangan tentang hari itu-masih terpatri jelas di pikiranku. Hari saat aku sadar... cinta saja tidak cukup.
Talvez você também goste
Slide 1 of 9
Till I Meet You cover
Truth After Love (Tamat, segera terbit) cover
CLOSER cover
Persahabatan Dan Cinta Pesantren [END] cover
Aisyah cover
Bawa Aku Pergi cover
Diana cover
Secret Love Story "Unspeakable Love" (Complete) cover
KEYLA cover

Till I Meet You

3 capítulos Concluída

Kita berdua pernah terjatuh, terluka , dan terkubur di lubang yang dalam. Kita sama - sama pernah merasa hancur saat orang yang di cintai pergi meninggalkan kita untuk selamanya. Memendam rasa sakit seorang diri. Tersenyum walau batin tersiksa tertawa meski hati menjerit .. yang dapat kita lakukan hanyalah berlarut-larut dalam emosi dan kesediahan. dimanapun tubuh ini berpijak hanya sepi yang terasa... Dan pernahkah kau berpikir bahwa apa yang terjadi pada kita ini begitu melelahkan hingga rasanya mengakhiri hidup adalah pilihan terbaik untuk pergi dari dunia yang fana.??? Namun tuhan sepertinya punya jalan lain. layaknya benang merah yang saling terhubung kau dan aku pun akhirnya di pertemukan. Jujur aku tidak pernah tau apa yang ia rencanakan. Mungkin tuhan sengaja memasangkan kita lalu setelah itu tertawa sambil berkata pada para malaikat " Hei lihat lah kedua orang menyedihkan ini mereka sangat cocok bila bersama." Atau mungkin tuhan ingin agar kita berteman dan menolong satu sama lain. Entahlah apapun itu biarkanlah waktu yang akan menjawabnya...