Story cover for SURVIVANTS (COMPLETED) by deliarismala
SURVIVANTS (COMPLETED)
  • WpView
    Membaca 430,070
  • WpVote
    Vote 52,860
  • WpPart
    Bab 59
  • WpView
    Membaca 430,070
  • WpVote
    Vote 52,860
  • WpPart
    Bab 59
Bersambung, Awal publikasi Mar 13, 2018
Aku ingin mimpiku bisa menjadi kenyataan tapi bukan mimpi buruk, TIDAK!TIDAK!ini bukan buruk ini mengerikan. Kemarin aku masih membaca cerita atau menonton film tentang makhluk lambat yang suka memakan manusia dan menularkan virusnya melalui air liur tapi sekarang, sekarang mereka nyata!

Aku harus bertahan, aku juga harus menjaga teman-temanku, mereka terlalu berharga untuk mati atau berubah jadi salah satu dari mereka. Tapi, apa aku bisa bertahan?semakin hari orang-orang semakin egois karena ingin hidup dan itu yang lebih menakutkan daripada menghadapi zombie-zombie bodoh di luaran sana.

Percayalah saat ini terjadi bukan hanya nyawaku yang harus bertahan, mimpi dan harapanku harus bertahan untuk menjagaku tetap waras.

Saat orang berkata 'life is more than just surviving' percayalah itu benar.



DILARANG MENJIPLAK  CERITA INI!!!
publish at JUNE 5th 2018
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Daftar isi
Daftar untuk menambahkan SURVIVANTS (COMPLETED) ke perpustakaan kamu dan menerima pembaruan
atau
#414zombie
Panduan Muatan
anda mungkin juga menyukai
Lovi Survivor oleh friendly-Boy
52 bab Lengkap Dewasa
apa yang kalian pikirkan tentang pandemi zombie? Pasti yang terbesit di pikiran adalah sebuah bencana di mana banyak sekali orang-orang yang ingin menyelamatkan diri, namun terkadang orang-orang yang memiliki keterbatasan disabilitas pasti terlupakan. Jarang ada sebuah cerita tentang pandemi zombie yang mengisahkan mengenai seorang penyandang disabilitas yang berusaha bertahan hidup. Padahal jika pandemi ini benar-benar terjadi di dunia, pasti para Survivor tidak hanya orang-orang awam. Namun orang-orang disabilitas juga, memiliki kemungkinan untuk bertahan hidup. Baik mandiri, ataupun dibantu dengan orang-orang awam yang baik dan memang ingin membantu tulus dari hati sebagai sesama manusia. Baik orang tersebut merupakan orang yang dikenal, atau orang yang tidak pernah dikenal sebelumnya sama sekali. Dan ini adalah kisah seseorang yang memiliki keterbatasan penglihatan Low Vision, namun berusaha bertahan hidup dari pandemi Zombie. Jangan terlalu berharap bahwa pandemi zombie itu akan selalu horor, karena ada banyak hal yang harus dilihat dari sebuah pandemi Zombie. Tidak hanya dari horornya saja, namun juga dari kesedihan, kehidupan sosial manusia, ego manusia, mental health, dan masih banyak lagi. Jangan terlalu berharap juga tulisan ini itu akan Rapih, karena Authornya juga merupakan penyandang Low Vision. Jadi kalau ada kesalahan dalam penulisan, tolong bimbingannya, ya. Cover by salah satu follower wattpad aku. Terima kasih bagi dia, salah satu follower wattpad aku yang mau bantuin aku, membuat cover ini.
MONTEROS: CITY OF SILENCE [√] oleh Sintashinee_
80 bab Lengkap
[Sci-Fi-Action x Mystery/Thriller-Horror] Monteros. Sebuah distrik yang dahulunya pernah dijuluki sebagai distrik terindah di dunia. Seluruh dunia berkiblat pada distrik yang berada di Sektor 2 ini. Tapi itu dahulu. Sebelum nuklir meledakkan kota itu dan membuat seluruh isinya hancur lebur dan porak poranda. Satu juta nyawa melayang, tewas diterpa panasnya radioaktif. Tak ada satu pun yang berhasil keluar dari sana hidup-hidup. Beberapa pasukan di seluruh belahan dunia diutus, tapi kematian terus merebak luas. Tanpa adanya sinyal, tanpa adanya kabar. Seakan yang datang ke sana telah ditakdirkan takkan bisa kembali lagi. Alhasil, gerbang itu ditutup untuk selamanya, dihapus dari jalur penerbangan dunia. Agar 'apa pun' yang ada di dalam takkan bisa merangkak keluar selagi dunia masih aman. *** "Ini adalah medan perang yang sesungguhnya, Skylar. Kau tidak bisa bertele-tele di sini. Sekali melangkah, kau harus melakukannya hingga akhir. Itulah aturan yang ada di dunia ini." - Crystal Jane. Monster. Mereka adalah monster mengerikan yang hidup di balik kabut. Insting mereka sangat tajam. Mereka buta di siang hari, tapi tidak dengan malam hari. Mereka siap menggigit, menusuk, atau merobek apa pun yang mereka sebut mangsa. Itu sebabnya, tidak ada satu pun yang selamat setelah datang ke kota ini. Tapi sayangnya, aku sudah terlanjur masuk ke tempat ini. Dan mau tidak mau, aku harus bertahan. Meskipun sekeras apa pun aku ingin kembali. Aku tidak bisa. Cause you're a monster if you can't go beyond your common sense. Monteros. Copyright©September2021, by Sintashinee. Started writing: Kamis, 04 Februari 2021, 21.37. Finished writing: Sabtu, 11 September 2021, 16.32. Started publish: Sabtu, 11 September 2021, 22.30. Finished publish: Senin, 27 Oktober 2025 Highest Ranks: #1 in Writteninaction #1 in Fight #1 in Sains #1 in Mutant #1 in Action-thriller #1 in Silence #1 in Survive #12 in scifi #5 in monster #4 in suspense #5 in fiksiilmiah
Unexpected Meeting: Farewell (Book 1) oleh BYANHA
35 bab Lengkap
[Completed] # Series pertama dari cerita Unexpected Meeting. Bumi hancur... Aku pernah beberapa kali melihatnya di film, namun kini aku mengalaminya sendiri. Rasanya lebih menakutkan dari apa yang kubayangkan. Tak kukira kejadian di film-film bisa terjadi di dunia nyata. Tahun 2047 Virus baru menyerang. Ini tak sama dengan virus zombie yang memakan orang-orang dengan gelap mata. Bukan manusia yang saling memakan untuk menuntaskan lapar mereka. Namun sebuah virus tak kasat mata yang disebarkan lewat air liur. Menjijikankan? Sangat... Tahun 2045 Seorang peneliti di sekitaran gunung Afrika, di benua Afrika mencoba menciptakan suatu vaksin sebagai pertolongan pertama untuk membinasakan racun dari ular Boomslang. Namun karena suatu kesalahan, bumilah yang dia binasakan. Beserta isi-isinya. Pada dasarnya Boomslang adalah jenis ular yang berasal dari wilayah selatan gunung sahara. Racunnya sangat mematikan. Dapat membekukan darah manusia dalam waktu beberapa detik saja. Para peneliti membuat sebuah eksperimen untuk membantu beberapa warga dan tentara Afrika yang pada saat itu tingkat kematian yang disebabkan gigitan ular meningkat dari tahun ketahun. Singkatnya... virus ini berasal dari kesalahan seorang ilmuan untuk menghentikan kematian racun gigitan Boomslang. Virus yang merebak dari benua kebenua lainnya. Ditengah kekacauan ini kami--- Aku, para penyintas yang selamat maupun yang kritis, beberapa tentara, dan tenaga medis yang tersisa mencoba bertahan hidup dari krisis buruk ini. Akankah kami bisa mencapai kebebasan dan kemerdekaan kembali dari jajahan virus ular Boomslang? Dan di tengah kekacauan yang terjadi aku dihadapkan pada suatu kenyataan yang mampu membuatku bagai berada di dalam mimpi. Kenyataan yang kutak tahu apa itu suatu kebenaran atau hanya ilusi yang tercipta oleh otak lelahku. Senin (21-03-2022)
anda mungkin juga menyukai
Slide 1 of 10
Lovi Survivor cover
LAND OF THE DEAD [REVISI] cover
MONTEROS: CITY OF SILENCE [√] cover
Haruskah Mati? √PART LENGKAP [TERBIT] cover
Avenir [REPUBLISH] cover
REINKARNASI (END) cover
Ominous Night✓ cover
SHE IS MY TWINS cover
Unexpected Meeting: Farewell (Book 1) cover
Jejak: 31 Hari (Tamat) cover

Lovi Survivor

52 bab Lengkap Dewasa

apa yang kalian pikirkan tentang pandemi zombie? Pasti yang terbesit di pikiran adalah sebuah bencana di mana banyak sekali orang-orang yang ingin menyelamatkan diri, namun terkadang orang-orang yang memiliki keterbatasan disabilitas pasti terlupakan. Jarang ada sebuah cerita tentang pandemi zombie yang mengisahkan mengenai seorang penyandang disabilitas yang berusaha bertahan hidup. Padahal jika pandemi ini benar-benar terjadi di dunia, pasti para Survivor tidak hanya orang-orang awam. Namun orang-orang disabilitas juga, memiliki kemungkinan untuk bertahan hidup. Baik mandiri, ataupun dibantu dengan orang-orang awam yang baik dan memang ingin membantu tulus dari hati sebagai sesama manusia. Baik orang tersebut merupakan orang yang dikenal, atau orang yang tidak pernah dikenal sebelumnya sama sekali. Dan ini adalah kisah seseorang yang memiliki keterbatasan penglihatan Low Vision, namun berusaha bertahan hidup dari pandemi Zombie. Jangan terlalu berharap bahwa pandemi zombie itu akan selalu horor, karena ada banyak hal yang harus dilihat dari sebuah pandemi Zombie. Tidak hanya dari horornya saja, namun juga dari kesedihan, kehidupan sosial manusia, ego manusia, mental health, dan masih banyak lagi. Jangan terlalu berharap juga tulisan ini itu akan Rapih, karena Authornya juga merupakan penyandang Low Vision. Jadi kalau ada kesalahan dalam penulisan, tolong bimbingannya, ya. Cover by salah satu follower wattpad aku. Terima kasih bagi dia, salah satu follower wattpad aku yang mau bantuin aku, membuat cover ini.