PERJUANGAN SEORANG AYAH

PERJUANGAN SEORANG AYAH

  • WpView
    Reads 162
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadMatureComplete Thu, Mar 15, 2018
WpInfo
Non-Fiction
Dalam kisah seorang ayah yang berjuang mati-matian untuk memenuhi kehidupan keluarganya, karena kasih sayang seorang ayah kepada anak dan isterinya ia rela berkorban banting tulang untuk menghidupi keluarga. Bisa bayangkan bagaimana perjuangan orang tua ketika beliau masih ada dan menjaga kita dengan sepenuh hatinya, tak pernah letih diwajahnya namun ia berkorban sampai akhir hayatnya berjuang. Cerita ini saya tulis supaya remaja sekarang mampu mengontrol dirinya dan mampu menyayangi kedua orang tuanya. Supaya kesadaran ramaja sekarang dapat tergugah hatinya untuk lebih taat dan patuh pada kedua orang tua yang menyangi kita dengan sepenuh hati.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Arga ; Repihan Rasa TAMAT (sekuel Arga; Pusaran Sesal
  • Constellations From The Room
  • Embrace again, Arnan
  • ZIA AURISTHELA KANENZA
  • Arrasya Brian A.
  • Amara&Sean
  • Mushaf Cinta Dari-Nya [ END ]
  • Bang Arkan Pelindungku [Tamat]
  • Waktu?

Seri kedua Arga ; pusaran sesal Tentang cinta yang salah menyapa, rindu pada yang telah pergi juga dendam yang tak seharusnya tumbuh. Setelah kematian Aksa. Arga menyibukkan diri untuk mengalihkan rasa sakit akibat kehilangan dengan bekerja. Hingga pada satu titik dia kehilangan tujuan hidup kecuali membayar tagihan. Tak disangka dia bertemu lagi dengan ayahnya dan ingin membuktikan rumor yang pernah terjadi pada adiknya. "Ayah apa yang lebih memilih mengurusi anak wanita lain daripada darah daging sendiri? Kamu tak ubahnya lelaki egois yang hanya mementingkan diri sendiri. Aku tak yakin kamu pantas disebut sebagai orang tua." "Aku tak percaya kata-kata itu keluar dari mulut anak lelakiku yang terpelajar." Teringat dengan pesan adiknya untuk segera menikah, seorang wanita yang pernah bertemu saat di rumah sakit menyapanya. "Bukankah di dunia ini tak ada yang sempurna, begitu pula cinta." Kia menoleh ke Arga yang menatap dengan sorot sendu. Walau sudah mengenal hampir beberapa bulan, lelaki di sampingnya adalah sosok diyakini tengah menutupi luka. Dia bisa melihatnya, lewat bola mata, gurauan atau perkataan langsung seperti sekarang. "Cinta itu memang tak sempurna, oleh itu mereka merayakan ketidaksempurnaan sebagai wujud kebahagiaan dalam pernikahan. Karena sejatinya cinta itu saling melengkapi."

More details
WpActionLinkContent Guidelines