Pawana
  • WpView
    reads 5,867
  • WpVote
    Stemmen 1,553
  • WpPart
    Delen 78
WpMetadataReadCompleet zon, okt. 14, 2018
All About Nana. *** Ini hanyalah keluh kesah Nana, yang tak tahu harus diutarakan ke mana dan kepada siapa. Dua ribu delapan belas, Nana menemukan lorongnya. Saat itu ia memutuskan untuk menjelajahinya walau hanya mampu bergerak sangat pelan. Dalam perjalanan itu, ia menemukan penawar yang mampu meluruskan kekusutan dalam dirinya, secara perlahan. "Semoga berhasil dan lekas membaik." *** Note: Judul awal 'Bukan Kamu, Tapi Aku'. Penulis hanya mengganti judul dan sampul, sama sekali tidak ada perubahan dalam konten. __________ Picture from: Kotonoha no Niwa (2013)
Alle rechten voorbehouden
Word lid van de grootste verhalengemeenschapOntvang persoonlijke verhaal aanbevelingen, sla je favorieten op in je bibliotheek en geef commentaar en stem om je gemeenschap te laten groeien.
Illustration

Je bent misschien ook geïnteresseerd in

  • Until The End
  • FORGET THE TIME (yanneo)
  • Maybe I Need You
  • Kenapa Harus Aku?! || Kim Sunoo [END]✓
  • Friendzone
  • Nona A dan Tuan B (On going)
  • Just Want To Be Happy [SasoSaku]
  • The Fallen Stars || BNHA x fem!OC

'Cinta tak seharusnya begini..' Kata-kata ini kian berkecamuk dalam benak wanita dengan surai merah muda itu, setelah ia memutuskan untuk pergi meninggalkan kediaman Suaminya. Hati yang hancur dan kekecewaan yang terus ia rasakan harus berakhir mulai sekarang. Ya, setidaknya setelah ia meninggalkan rumah, rumah milik Suaminya, Uchiha Sasuke. Tanpa ia sadari, Sakura sudah duduk termenung selama 30 menit dari kegiatan pilatesnya. Sepasang hands-free masih melekat ditelinganya, melantunkan sebuah lagu yang diputar oleh salah satu stasiun radio dalam Kota, Tiny Pieces dari Band Rock terkenal asal Jepang One Ok Rock. 'Mengapa suasananya jadi relate sekali?' benaknya. 'Cause I'm broken, ain't nobody gonna fix me 🎶 And I'm choking on the pictures and the memories' 🎶 Diwaktu yang sama, seorang pemuda duduk termenung didepan kemudi mobil hitamnya. Mata onyxnya memandang kosong, lurus ke depan, menunggu lampu lalu lintas berganti warna. Meskipun tatapannya kosong, pikirannya dipenuhi oleh seorang wanita. Ya wanitanya, Haruno Sakura. Kecewa, sedih, kalut, dan rasa bersalah semua menjadi satu. Sasuke tidak pernah mengira bahwa Sakura akan pergi meninggalkannya. 'Sakura..' benaknya berkecamuk. 'Every time I do it to myself, never seem to learn, now I'm crying for help '🎶 'Cause I'm broken, ain't nobody gonna fix me 🎶 Yeah, you broke me into tiny pieces..' 🎶 Dsiclaimer: Seluruh Char milik Masashi Kishimoto Warning "UNDER 18yo DON'T READ!"

Meer details
WpActionLinkInhoudsrichtlijnen