Persephone & Bunga Abadi

Persephone & Bunga Abadi

  • WpView
    Reads 7
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, May 11, 2025
Janji yang tidak pernah dipelihara itu kini menjadi luka bisu yang bersemayam di jiwa Sang Pendosa. "Saat langit langit semakin menua Ada sesuatu yang terasa berbeda Saat hujan-hujan tertahan di antara mega. Sendiri dan sepi, aku ingin berlari Menelusuri mimpi yang tak kunjung menepi Atau haruskah aku hanya berdiri di sini Mengeja bait pelangi yang hampir mati Di penghujung hari... Ketika senja berlalu dan pergi Ketika hati ini terhenti bernyanyi Aku ingin kau kembali, Kasera Anindyawari." - Raphael Salazar Raphael Salazar Kasera Anindyawari
All Rights Reserved
#116
reincarnation
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • AKARA (GxG) (COMPLETED)
  • Standing With You (gxg) (completed)
  • Just For One Day
  • PENGECUT EGOIS -gxg-
  • Be My Endless
  • To Nights {END} REVISI
  • Antara Jarak Dan Waktu

;Bulan, langit merengkuhmu begitu lekat namun engkau malah berpijar sendirian, apakah itu yang kau lakukan agar rasamu sampai pada tanah yang juga menanti kau dekap? ;Langit, kau merentang dengan lebar namun engkau malah mendekap kesakitan, apakah rembulan hanya menjadikanmu pelampiasan saat bumi mulai terang, dan rembulan kembali tenggelam dalam pelukannya?

More details
WpActionLinkContent Guidelines