Story cover for Let It Flow by safirasalsa63
Let It Flow
  • WpView
    Прочтений 1,237
  • WpVote
    Голосов 337
  • WpPart
    Частей 10
  • WpView
    Прочтений 1,237
  • WpVote
    Голосов 337
  • WpPart
    Частей 10
В процессе, впервые опубликовано мар. 14, 2018
"Gile aje gue sama tim basket gue suruh latihan di lapangan yang kricakan gini? Yang ada pada cidera semua kali!" Maladewa Bagaskara

"Duh, masih mending lo nah gue sama anak lain makek sepatu pantofel, pada kepleset kali ya. Dan juga gue males berbagi lapangan sama anak basket." Kevin Geovan 

"Bisa ngga sih ruang cheer dipindah ke ujung sana deket wc lama? Brisik tau ngga, bikin ngga konsen kalo lagi rapat. Musiknya jedug jedug gitu lagi, apalagi suara ketuanya, beuhh bikin kepala gue pusing." Aditya Wijaya 

"Denger ya ketos yang sok ewh, itu cuma alibi lo aja kan? Biar ruang osisnya di lebarin. Yang gue denger sih ruang osisnya sempit dan pengap. Upss!! Keceplosan." Sherin Alexandra


Berawal dari keluhan para ketua aka leader ekstrakukikuler terhadap fasilitas sekolah yang kurang memadai.  Bahkan diatara dari mereka ada yang sampai bermusuhan dan siapa sangka dari hal tersebut mulai tumbuh benih benih cinta. 

Mungkin ini emang mainstream ceritanya, tapi mungkin kalian bisa nemuin hal yang beda. 

Enjoy! 

Warning: banyak kata kata kasar!

Update satu minggu sekali.
Все права сохранены
Подпишись, чтобы добавить Let It Flow в свою библиотеку и получать обновления
или
#996friendzone
Требования к контенту
Вам также может понравиться
My Senior is My Coldest BoyFriend [Chapter 1 Completed+ Revisi] от hysunshinee
45 Части Завершенная история
"Hey!!! Kamu si anak baru!! Sini !" Panggil salah satu pemain basket sekaligus ketua tim "Maaf kak, aku masih belajar" Hanya itu yang dapat ku sampaikan " Ganti aja deh, kamu gak layak jadi pemandu sorak tim basket kami" jawabnya dengan lantang sambil bergerak menuju pintu koridor ujung " Huffffffffff, ngeselin banget tu orang" sambil mengacak acak rambut . . "jangan bawa barang yang berat begini" sambil mengambil alih papan-papan itu "makasih kak" jawabku "tanganmu gapapakan ??" " nggak , nggak apa apa kok kak" ujarku agar dia tidak panik "ya udah aku bawa ini dulu ke lapangan" Diapun melangkah pergi menuju lapangan, goresan senyumku seketika muncul di ujung bibir mungilku. . . "Brakk !!" Tamparan melesat ke pipiku " Maaffin akuuu! tapi yang kamu lihat salah, aku bisa jelasin" jawabku terbatah-batah sambil menahan air mataku yang ingin keluar " Loh itu cewek murahan" pukulan tangannya hampir sekali lagi mengenai ke wajahku , tapi dihalang oleh si dingin. " APaa urusan lohh !! Loh gak berhak ya ikut campur masalah kami" Bentaknya sambil tersenyum sinis ia berkata " Cowok kok gampar cewek !? yakin situ cowok HAH !!??" Kalimat itu membuatnya geram dan pergi meninggalkan kami. . . Haiiii teman-teman jadi ini karya pertamaku dan asli hasil karanganku sendiri hehehehe ☺ Minta supportnya ya teman- teman dengan bantu vote di setiap chapter dan komen biar bisa jadi bahan referensi 🌈🙏 ••• Rank- rank yang pernah di capai dapat dilihat di bab "update rank" ☺️ Selamat membaca, Enjoyyy !✨ (Rabu, Sabtu 💕) <3 hysunshinee
Вам также может понравиться
Slide 1 of 10
AKULAH DIA cover
HE IS POSSESSIVE [SELESAI] cover
AKU, KAMU, & ORGANISASI cover
My Senior is My Coldest BoyFriend [Chapter 1 Completed+ Revisi] cover
MARVELLA QISYA [ End ] cover
Ketua Osis Or Ketua Kelas cover
ALAN [END] cover
Rebound cover
Raquilla cover
KETOS BadBoy (end) cover

AKULAH DIA

127 Части Завершенная история

Bagas, Bram dan Alby sudah menjalin persahabatan semenjak mereka masuk SMP. Ketiganya masuk ke SMA favorit impian mereka dan tanpa disangka-sangka, Bagas bertemu dengan Nadia, cinta pertamanya yang hilang kontak selama tiga tahun. Namun, Nadia yang Bagas kenal sekarang, seolah-olah menjadi orang yang berbeda. Meski cantik, tidak sedikit banyak yang membenci Nadia karena dia adalah kapten cheerleader yang dicap sebagai cewek playgirl dan matrealistis. Alby, kapten Basket---sahabat Bagas sekaligus mantan Nadia pun mengatakan hal demikian. Bagas yang ingin mengungkapkan perasaannya pun menjadi enggan dan memilih untuk menjauh dari Nadia. Sampai akhirnya, semuanya menjadi jelas mengapa Nadia dicap sebagai cewek populer yang playgirl---ketika kelompok fans Alby mem-bully Nadia dengan cara yang kejam nan cerdas. Hal itu pun membuat Nadia hancur secara mental. Akankah hubungan mereka kembali seperti sedia kala, atau hal itu justru membuat Bagas semakin ilfil padanya?