If I Can
  • WpView
    Reads 12
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Mar 18, 2018
Maafkanlah bila cerita ini terlalu gak jelas. Aku hanya penulis Amatiran yang iseng-iseng membuat cerita. Namun semua itu tetap ada tujuan. Tujuanku adalah membuat para readers teraduk-aduk dalam emosionalnya sendiri, dikarnakan membaca ceritaku. Terimakasih yang sedia membaca..!! ;D *** Malam ini Deon bertemu dengan Randa di taman kota tanpa sengaja. Cahaya dari lampu taman yang ada di sekitar mereka, menyorot ke arah mereka berdua. "Kamu gak berubah." Ujar Deon. Masih mengagumi Randa yang begitu cantik dan menawan. Tambah lagi, Randa yang menggunakan dress super sexy berwarna hitam yang berpadu dengan motiv bling-blingnya. Sementara, Randa hanya memberikan senyum kecut pada Deon. Pria yang pernah singgah dihidupnya selama 8 tahun lamanya. Kini berdiri dihadapannya tanpa rasa bersalah sedikitpun. Tak dapat munafikan diri, Randa pun terkagum-kagum melihat penampilan Dion pada malam ini. Wajahnya tak berubah. Bahkan kian lebih tampan dari sejak terakhir ia bertemu dengan Dion. "Deon Devano Narendra. Lama gak berjumpa. Sepertinya sekarang anda juga tidak berubah. Masih sama seperti Deon Devano Narendra yang dulu." - Tak lama kemudian, sebuah mobil sport berhenti dibelakang tubuh Randa. Sekiranya 1 meter dari tempat Randa berdiri. Dan keluarlah sosok pria dengan tuxedo hitam putih dari mobilnya. Menghampiri Randa dan merangkulnya. "Night, sweety!" "Hey?" Randa mengecup pipi Alex dan menatap kedua matanya dengan sexy. Sementara Dion membuang pandangannya dari mereka ke sudut lain. - 'Seandainya kamu tau, yon. Sebenernya aku masih sayang sama kamu. Seandainya kamu tau, betapa aku bahagia bisa ketemu sama kamu lagi disini.' ujar Randa dalam hatinya. Sambil menatap Dion yang masih berdiri terpaku di tempatnya dari spion. UNTUK KELANJUTANNYA... MASUK KE DUNIA IMAJINASIKU YUK! BACA CERITA INI ! ;) [Mampir Aja Dulu!] ... ¶... {Boleh berpaling kalau gak suka. Terima krisan yang bermanfaat. Dan terbuka untuk sesi pendapat dan tanya jawab siapapun.}
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Lost in Your Mysterious Feeling [ TAMAT ]
  • ✓ Grade Boss Let Me Be
  • Remember Me As A Time of Day✅
  • [END] I Am Rich
  • goevendoces ( Alamat kelamin di usia 12)
  • Pieces of Light

Seperti kegelapan pekat di malam yang temaram... Hanya dia... ucapku bagai mantra. mantra yang membelenggu hati untuk selamanya. kau adalah sosok misterius yang pernah kukenal ini adalah kisah tentang mimpi-mimpi rapuh yang dibangun di atas kertas dan masa depan yang dirajut oleh benang kusut masa lalu. yang ku tau... Tuhan menciptakan cinta tidaklah sia-sia. Disaat orang yang kau cintai berpindah ke lain hati, kau dapat belajar kesetiaan ketika ujian cinta menghadang perasaan. Kau dapat belajar kesabaran dalam penantian panjang dan kau dapat belajar keikhlasan hati disaat orang yang kau cintai pergi. Namun yang paling berat dan bermakna adalah ketika kau tak dapat mengobati rindu disaat rasa rindu terus menggebu. Ketika kau sakit hati, nikmatilah. Sesungguhnya keindahan dari cinta bukan hanya ketika kau dicintai. Tapi keindahan cinta juga ketika kau tersakiti. Karena disaat itu, kau akan merasakan betapa indahnya cinta. Betapa indahnya hidup ini hingga tuhan tidak menciptakan patah hati secara sia-sia. Hatiku sudah memilih untuk jatuh padamu, dan aku tidak bisa mengelak. Terkadang aku merasa...salahkah aku jatuh padamu? Karena setelah sekian lama aku membiarkan hatiku jatuh, hatiku tidak kunjung bangkit. Hatiku malah jatuh semakin dalam hingga rasanya untuk bangkit pun sulit. Terkadang aku berpikir, terbebanikah kamu dengan perasaanku? Kau tidak bisa memaksa agar seseorang membalas perasaanmu dan aku juga tidak bisa membuka hatiku untuk siapun. Walaupun ada yang menyembuhkan lukaku, aku tidak bisa membalasnya dengan hal yang setara. Seakan ketakutan yang selama ini kusembunyikan akan meluap dan menghancurkan kita berdua. Semua pengujian hati telah aku lalui hingga terbentuk benteng-benteng cinta dalam diriku. Entah kemana hati ini akan pergi berlabu meninggalkan dermaga cintanya. Semua perasaanku, semua rasa rinduku, biarkanlah semuanya memudar ditelan waktu.

More details
WpActionLinkContent Guidelines