Hijrah Totalitas

Hijrah Totalitas

  • WpView
    LECTURES 51,470
  • WpVote
    Votes 3,570
  • WpPart
    Chapitres 30
WpMetadataReadTerminé jeu., juin 7, 2018
WpInfo
Fiction
Thèmes Sociaux
Hijrah menjadi orang baik itu menyenangkan. Namun menjadi orang yang berusaha baik itu terkadang melelahkan. . Hijrah bukanlah jalan yang mudah. Namun Allah menjanjikan keindahan setelah itu. Bersabarlah! @melodi.hijrah @remaja.dakwah @pemuda.hijrah @unknown
Tous Droits Réservés
#260
rohani
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Sepertiga Malam Tentangnya
  • Hijrah Cinta Sang Akhwat Fillah
  • GARIZAH JAUZA (END)
  • Be Present and Stay
  • Air Mata Hijrah
  • ketika ku harus memulai tuk berhijrah
  • Hijrah Cinta Di Sepertiga Malam [END] -> TERBIT
  • Cinta Dalam Mihrab Taat  (⚠TELAH TERBIT⚠)
  • Islamic Thinking
  • Lembar Hijrah [[LENGKAP✔]]

#1 in fisabilillah (29/09/20) CERITA SUDAH TERSEDIA DI DREAME DENGAN VERSI YANG LEBIH LENGKAP DAN SUDAH DIREVISI. KETIK JUDULNYA DI PENCARIAN LANGSUNG, YA:) •°•°•°• Kala fajar belum terbit, masih bersembunyi di balik pekatnya gulita. Di pagi buta, sang angin memeluk hangat para pemilik raga. Menggenggam angan. Memupuk berjuta harapan. Melangitkan doa ke angkasa Tuhan. Membisikkan sesuatu pada bumi, melalui sujud di hadapan sang Ilahi. Bergumam bersama angin, bercerita pada semesta melalui suara hati. Tahukah kamu, hal apakah di balik semua itu? Jawabannya ialah kamu. Kamu yang selalu berada di balik kata "semoga". Kamu yang tetap menjadi "Aamiin" teristimewa. Izinkan aku meminjam namamu, untuk ku perbincangkan bersama Rabb-ku kala sepertiga malam menyapa tidurku dengan lembut. Perihal lenganku yang belum bisa meraih pelukmu, maka izinkan aku mencintaimu dalam diam, mendekapmu dalam doa, dan memelukmu dalam sujud. •°•°•°• Bibirnya nampak menerbitkan senyum kecil sembari menatap gelapnya langit malam dari jendela kamar. Balutan mukenah masih memeluk raganya. Ia baru saja berbincang dengan Allah melalui perjumpaan doa. "Sepertinya, Allah menciptakanmu saat tersenyum. Sehingga kamu semanis itu, sehangat itu, semenyejukkan itu, juga semerindukan itu." "Setelah sholat tahajjud tidur, ya. Selamat malam, kamu." • Keisya Savierra Assalafiyah • •°•°•°• No copy paste guyss!! Buat karya dengan ide dan pemikiran kalian sendiri!

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives du Contenu