Story cover for Memorial Day by IkaKa_
Memorial Day
  • WpView
    Reads 61
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 2
  • WpView
    Reads 61
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 2
Ongoing, First published Mar 15, 2018
Delia Kintan


          Hidup adalah waktu. Dimana tak pernah berhenti, terus bergulir mengikuti arusnya. Tidak pernah tahu apa yang akan menghadang. Entah apa yang sedang menunggunya di depan. 

         Lia terkadang merasa hidup ini berjalan klise. Ia mengutuk hidupnya sendiri ketika dihadapkan sang takdir pada seorang lelaki di masa lalunya yang bahkan tak diingatnya sama sekali.

          Masalah demi masalah terus bercokol di kepalanya. Semakin membuatnya kikuk, tak berani mengambil keputusan. Karena takut akan segala risiko yang  akan didapatnya di kemudian hari.

          Akankah arus membawanya ke dalam jurang mematikan atau membelokkannya ke arah lain. Ia percaya dengan takdirnya kelak.



Dario Senjaya


          Apakah keputusan di masa lalunya benar? Mengapa baru terpikir olehnya sekarang? Setelah melihat gadis sialan itu berdiri di depannya.

          Ternyata luka lama tidak dengan mudah sembuh begitu saja. Bahkan itu seperti baru terjadi kemarin. Lubang di hatinya menganga kembali.

          Oleh karena itu, Rio tak pernah percaya dengan takdir di masa lalunya maupun sekarang. Kini ia hanya berpegang pada tali yang entah akan menunjukkannya ke arah mana. Hanya menunggu keputusannya saja.
All Rights Reserved
Sign up to add Memorial Day to your library and receive updates
or
#179tears
Content Guidelines
You may also like
Izinkan sekali saja by twoNn22
20 parts Complete
Bagi Laisha, setiap waktu yang dilaluinya adalah berharga. Begitupula 8 tahun yang sudah dia habiskan untuk menjalin hubungan bersama Tian-kekasihnya. Saat segala mimpi dan harapan-harapan telah terajut begitu manis dan indahnya, kenyataannya segalanya hanya berakhir menjadi kenangan. Meski sakit, Laisha berusaha ikhlas. Bagaimanapun perpisahan memang satu-satunya jalan yang harus dia pilih di antara perbedaan dirinya dan Tian. Sekalipun rasa cinta di antara keduanya masih sama besar kapasitasnya. Seakan tidak cukup hatinya dihancurkan akan kenyataan tentang jeda di antara dirinya dan Tian. Pun semua karena ia ingin menjalankan permintaan terakhir kakaknya. Yakni menjadi ibu dari keponakannya yang baru lahir dan juga istri sambung dari kakak iparnya. Laisha seharusnya menolak itu, namun saat melihat wajah penuh harap kakaknya dalam keadaan sekarat, ia hanya mampu mengiyakannya. Laisha sudah mengorbankan cintanya dengan merelakan Tian. Namun, apakah melakukan pernikahan paksa dengan Arkan adalah keputusan benar? Karena sampai kapapun, dia tidak akan pernah bisa menggantikan sosok Liana-Kakaknya. Mau tidak mau, Laisha harus menanggung segala konsekuensi dari keputusannya sendiri.Termasuk bagaimana cara Arkan memperlakukannya. Pria itu seakan tidak pernah menganggapnya ada. Mungkinkah Laisha bisa bertahan? Atau justru dia memilih menyerah dan berakhir dengan Bian yang mencintainya setelah Tian? "Kutahu, garis takdirku telah engkau putuskan, wahai semesta. Namun izinkanlah sekali saja kau berikan akhir bahagia untukku. Hidup dengan seseorang yang akan menjadi pendampingku selamanya." _Laisha_
NOT SAME (COMPLETE)  by LyraveeTuuk
114 parts Complete
Kehidupan masa lalu yang menyakitkan membuat Velicia mengambil keputusan untuk pergi. Ia melarikan diri ke New York untuk mencoba takdirnya sendiri. Meraba dalam gelap dan berjuang dengan menggertakan gigi. Sebuah keputusan mendadak tapi membawa perubahan besar dalam hidupnya. Ia memulai dari awal untuk tujuan baru dalam hidupnya. Dendamnya pada seseorang di masa lalu menjadi cambuk kuat saat ia merasa goyah dan ingin menyerah. Ia menutup mata untuk segalanya, kecuali kerja keras tak kenal lelah dan waktu. Ia menenggelamkan dirinya dalam kesibukan yang menguras seluruh waktu dan pikirannya sehingga ia tak punya sedetik pun untuk mengingat luka yang menyakitkan di hidupnya. Velicia hanya ingin membuat Pirentz menyesali semuanya. Walau dengan merangkak dan tertatih Velicia berhasil membangun hidupnya kembali ia lahir sebagai bintang berhati es. Sebuah topeng untuk menutup kerapuhan hatinya. Mewujudkan mimpi di masa lalu dan menjadikan dirinya berkelas membuat siapapun yang mengenalnya di masa lalu tak akan menyangka ia adalah orang yang sama. Kehidupan glamour dan elite membuat ia disegani dan dihormati oleh ribuan karyawan. Kecakapan dalam berbisnis tak pernah dianggap sepele oleh kolega bisnisnya. Sampai suatu hari takdir membawanya kembali pada masa lalu. Walau bertahun-tahun telah lewat tapi kenangan itu masih tersimpan rapi di sudut hatinya. Akankah cerita yang sama di masa lalu terulang kembali? Apa reaksi Velicia saat bertemu dengan orang yang paling ia benci di dunia ini? Kita tak akan pernah tahu bagaimana takdir mempermainkan kehidupan seseorang. Seseorang yang dengan susah payah ingin kau singkirkan dari hatimu, pikiranmu bahkan kenanganmu tiba-tiba berdiri di hadapanmu. Velicia dan Pirentz punya cerita indah di masa lalu juga luka yang dalam pada saat yang sama. Pergi menghilang bagai di telan bumi. Sementara hati yang lain terus berusaha menemukannya. Dapatkah tembok tinggi dan dingin yang dibangun Velicia diruntuhkan oleh cinta Pirentz?
You may also like
Slide 1 of 9
Satu Senja Terlambat  cover
Waktu?  cover
Izinkan sekali saja cover
Aku Memilihmu [Tamat]✔ cover
Perfect Love cover
ANTARA DOA DAN RASA cover
SERENDIPITY : a Fact cover
[1] LUKA SEMESTA [END] cover
NOT SAME (COMPLETE)  cover

Satu Senja Terlambat

20 parts Complete

Di tengah rutinitas kantor yang membosankan, pertemuan tak terduga terjadi antara dua orang yang dulu hanya saling kenal sebatas nama-teman dari teman, tanpa jejak kenangan berarti. Tapi waktu mempermainkan takdir. Mereka kembali dipertemukan, kali ini dalam ruang yang lebih sempit: satu kantor, satu tim, satu dunia kecil yang membuat jarak di masa lalu perlahan menghilang. Seiring hari berganti, obrolan ringan berubah menjadi kebiasaan, tawa jadi penenang, dan diam jadi pengertian. Tanpa sadar, sang lelaki jatuh cinta. Namun hatinya tertahan-bukan karena kurang keberanian, tapi karena realita: perempuan itu telah memiliki seseorang yang menunggunya di altar. Ia mencintainya dalam diam, mendampinginya dalam bayang. Ia hadir dalam setiap senja, berharap waktu bisa mundur, atau setidaknya berhenti sejenak. Tapi hidup tak menunggu, dan pernikahan tetap berjalan. Di satu senja, ia sadar-ia datang terlalu terlambat. Cinta itu bukan miliknya. Dan yang tersisa hanyalah kenangan dari apa yang mungkin bisa jadi, tapi tak pernah benar-benar terjadi.