Could We?

Could We?

  • WpView
    Reads 3,297
  • WpVote
    Votes 371
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadMatureOngoing46m
WpMetadataNoticeLast published Wed, Apr 18, 2018
WpInfo
Fanfic
Red Velvet
(Guratan dari Seulgi) Ini tentang ku, hidupku, kisah cintaku yang aku pun tidak tau bagaimana kelanjutannya. Namun, kisah cintaku memberi aku sebuah mata lagi, bahwa cinta bisa berkhianat walaupun telah menyatakan setia. Dia, Bae Irene, nama aslinya Bae Joo-hyun, tapi aku lebih suka memanggilnya Irene unnie, 3 tahun lebih tua dari ku. Dia sangat visual, dingin, dan penuh bakat. Rambutnya kadang sedikit abu, kadang coklat, kadang hitam, aku suka saat rambutnya berwarna coklat, sangat cocok dengan kulit putihnya, memancarkan khas wanita Asia. Namun, warna itu berakhir menjadi warna yang akhirnya kubenci sampai saat ini. Lalu, aku adalah Seulgi, Kang Seulgi, aku sering dipanggil Bear oleh unnie, katanya aku tinggi dan punya aura yang nyaman, persis seperti beruang. Padahal beruang itu menyeramkan. Harus darimana cerita ini dimulai? Dari saat kami jatuh cinta atau saat dia meninggalkan ku tanpa pamit?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • My Best Mama
  • Rana Bersandar Senja (HIATUS)
  • Because of Me [GYUJUN] ✓
  • Five Seasons
  • Love Me!
  • Dia, yang ku tunggu (Elvina Hazrin's) [COMPLETE]
  • BET
  • GINA
  • Obsessed

Anaya berusia 23 tahun, setelah menyelesaikan pendidikannya dia akhirnya mendapatkan pekerjaan sebagai personal assisten dari bos cewek super perfeksionis yang super bawel, ribet dan melelahkan "Gusti... kerja capek, gak kerja gak bisa makan.. ribet banget idup" Saat dipertengahan jalan menuju bandara untuk perjalanan dinas, mobil yg dikendarai mengalami kecelakaan karena menghindari kendaraan yg tiba - tiba melintas didepannya. Saat benturan dikepalanya terjadi "Tuhan... baru saja aku merasakan gaji ke 2 setelah bayar hutang. Semoga dikehidupan selanjutnya, gue hidup bergelimang harta, bersuami kaya, berbentuk cantik bak peri" lama- lama kepalanya terasa begitu berat dan semuanya gelap. ****** Dalam mimpinya banyak adegan kekerasan yg dilakukan oleh wanita cantik kepada anak- anak yg bahkan Anaya perkirakan baru berusia 2 tahun "Ampun mama, ampun" sang anak terus menangis sambil memegang tangannya yg di cubit. Karena tidak kuat dengan adegan dalam mimpi, Anaya berusaha membuka matanya hingga "Duchess, Mohon ampuni saya duchess. apakah duchess sudah merasa baik, saya akan panggilkan tabib" Dengan nyawa yang belum berkumpul ia biarkan sosok yang memakai pakaian pelayan zaman dulu itu keluar dari kamar dan ia fokus menatap sekeliling yang terasa aneh. tiba- tiba kepalanya seperti di pukul alat berat dan terasa sangat pusing, hingga kegelapan datang kembali **** On going Cover: pinterest

More details
WpActionLinkContent Guidelines