Senja Bersama Rinjani

Senja Bersama Rinjani

  • WpView
    Reads 137
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Sep 13, 2018
Sepuluh tahun menjalin kisah bersama seseorang yang ternyata adalah jodoh orang lain, kalian tahu bagaimana rasanya? Aku tidak pernah menyalahkan Tuhan atas ketidakberkenannya Dia untuk mempersatukan kami. Aku tidak pernah menyalahkan dia karena akhirnya memilih menikah dengan perempuan lain. Aku juga tidak pernah menyalahkan ayahku karena menolak lamarannya hari itu. Tak ada yang harus dipersalahkan pun tak ada hal yang perlu disesali. Karena kehilangan bukanlah akhir dari segalanya. Bukankah Tuhan mengambil untuk mengganti dengan yang lebih baik? Maka tugasku hanya percaya bahwa Pemilik Semesta sudah mengukir dongeng terindah atas hidupku, bersama tokoh terbaik pilihanNya yang setia menanti di ujung senja. Nanti di suatu senja, kamu adalah seseorang yang akan kupeluk sepenuh hati. Tanpa ada lagi jarak, yang membuatku merindu buta. Sekarang, aku tengah menata hati. Membiarkan tangan-tangan Tuhan, melukis akhir cerita bahagia untuk kita... (Rinjani) Dan kini, setelah melewati perjalanan menata hati bersamaan dengan waktu yang telah berjanji untuk menyelesaikan bagiannya, dia telah hadir kembali. Membawa keyakinan cinta yang tak dimiliki oleh hati manapun.
All Rights Reserved
#42
lombok
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • After Djingga (Completed)
  • Promise
  • Zenna Story
  • ANGIN RINDU (Completed)
  • You, Hope, and Memories
  • Sekali Lagi (End)
  • AWANG
  • Look At Me!!!                                            [Follow Sblm Membaca❤]

[Revisi setelah complete] -- Jika cerita Sanjoya sudah ending. After Djingga akan direvisi. 😊 Kau akhir senja yang membahagiakan. "Jinggaku yang kuanggap sebagai obat, dalam setiap detik saat menyapa sepenggal kenangan dalam sebait ingatan tentang mereka." Seorang gadis yang menyukai senja, yang harus menerima luka dari orang yang di sayangi. Seorang gadis yang nantinya siap berjuang hanya untuk seorang laki-laki yang belum pernah merasakan cinta. Kepada Bhima, seorang Ersalya mampu mengenal berjuang hanya untuk sebuah balasan. Kepada keluarga yang selalu menjadi alasannya agar tetap kuat dalam menghadapi setiap masalah dan selalu siap dijadikan tempat bersandar. Dan kepada para sahabatnya, seorang Ersalya mengerti perasaan yang terabaikan tetapi tetap peduli. Dan bagaimana cara memaafkan mereka yang sudah berbuat 'tak sengaja'. Sebuah rentetan kata yang ia susun untuk segala yang dicintainya dan sebuah kisah. Kisah yang tertulis berderet dalam lembaran kehidupan dengan pelajaran seperti senja.

More details
WpActionLinkContent Guidelines