Terkadang, aku diam membisu saat memikirkan bagaimana kelanjutan kisah kita.
Kamu yang terlalu dingin, atau aku yang terlalu berharap padamu?
Aku yang berdiri disini, menatap hangat dirimu yang sedang tertawa lepas di ujung sana.
Mungkin kamu merasa sedang diperhatikan, kamu lalu menoleh kepadaku dengan wajah yang bingung harus mengeluarkan ekspresi seperti apa.
Teman-teman mu yang menyadari keanehan dari tingkah aku dan kamu, lantas langsung ramai bersorak dan begitu banyak kalimat lainnya, termasuk hujatan.
Aku yang berdiri disini, hanya bisa mematung tanpa tahu harus berbuat apa.
Kamu yang menempatkanku diposisi seperti ini, bimbang tak menentu menunggu jawaban darimu, tolong jangan buat aku menyesal.
"kamu begitu dingin seperti es" -Naira
"izinin gue memperbaiki luka yang pernah gue buat nai" -Reyhan
"maafin gue nai,gue terlalu bodoh untuk cewe sebaik lo" abyan
"gue gaakan biarin lo nyakitin naira" -bima
"Percaya sama gue,gue bisa bikin lo lupa sama semua yang udah terjadi. Gue mencintai lo nai bahkan lebih dari diri gue sendiri" - .......