"Raihana"
  • WpView
    Reads 114
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadComplete Sat, Mar 17, 2018
Gadis cantik berkerudung bernama Raihana,dia sangat menyukai hujan dan senja,tapi ada sebuah luka yang membuatnya membenci Cinta. Dia berpikir bahwa cinta hanya membuat seseorang lemah,sampai akhirnya ia memutuskan bahwa takdir allah adalah yang terbaik,apapun yang menjadi jalan hidupnya itu sudah di takdirkan untuknya. Raihana menerima segala luka dalam hidupnya,mencoba mengikhlaskan segala kenangan seseorang yang sempat melukai hatinya,mencari jalan keluar dari segala masalah,mendekatkan dirinya kepada allah,ia percaya takdir allah adalah yang terbaik.
Public Domain
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Hujan di ujung senja
  • Narasi patah hati
  • Sesuci Cintamu
  • " To Love ,To Lose "
  • Ada cinta dibalik hujan turun
  • BULIR CINTA [END]
  • Langit Jingga
  • Promise
  • Langit yang tak lagi Sama

Ketika hujan datang bukan untuk menyegarkan, tapi untuk mengenang yang tak bisa dimiliki... Senja selalu menjadi waktu favorit Aldira, bukan karena keindahannya, tapi karena di situlah kenangan dengan Rayhan paling sering menyeruak. Lima tahun lalu, di bawah langit jingga yang murung dan rintik hujan pertama, mereka saling berjanji untuk tidak saling melupakan. Namun janji tinggal janji. Rayhan pergi, membawa separuh hati Aldira tanpa pernah menoleh lagi. Kini, Aldira adalah wanita dewasa yang nyaris kehilangan kepercayaan pada cinta. Tapi takdir rupanya belum selesai bermain. Rayhan kembali, tepat di musim hujan pertama setelah sekian tahun. Ia datang bukan sebagai kekasih, tapi sebagai tunangan sahabat Aldira. Terseret antara cinta yang belum padam dan persahabatan yang tak boleh dikhianati, Aldira terjebak dalam dilema yang meluruhkan logika dan menghantam hatinya tanpa ampun. Akankah hujan di ujung senja kali ini menghapus luka lama, atau justru membuka pintu penderitaan yang lebih dalam?

More details
WpActionLinkContent Guidelines