Rainbow Of Dreams

Rainbow Of Dreams

  • WpView
    Reads 191
  • WpVote
    Votes 25
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Mar 29, 2018
Ini tulisan non fiksi pertama yang saya publish dan tulisan ini saya persembahkan untuk kalian yang sama sepertiku yang hidup dengan penuh percaya pada mimpi. Juga untuk orang-orang yang pernah ditertawakan mimpinya atau sebaliknya menertawakan mimpi besar orang, kemudian menyadari jika semua yang tinggal di bumi ini adalah pemilik bumi jadi dia bisa bebas melakukan apa pun yang dia mau atas dunianya. Yang pernah terjatuh lalu menangis pedih hingga tersadar jika harus dulu terluka kemudian tertawa bahagia. Juga untuk orang-orang yang tak percaya pada kekuatan mimpi mulailah merenung hidupmu akan berwarna karena kehadiran mimpi, kenapa berwarna? Ya, karena dibalik berhasilnya mimpi ada perjuangan luka tak berdarah, pedih tak bertepi, jatuh tak terhitung jari, hingga pada satu titik sang ujian sudah lelah dan merasa kalah dengan semangatmu dan jadilah sebuah perwujudan dari sang mimpi dan kamu pasti bahagia. Biar masa lalu menjadi history yang mungkin kau tak ingin lagi mengingat apa warnanya dan kini mulailah merancang masa depan, tidak mengapa rencanakan dulu saja dari hal kecil untuk langkah utamamu dan biar masa depan akan menjadi kejutan atas semua itu. ini kisah dari Rahma seorang pemimpi, semoga bisa menginspirasi semua...
All Rights Reserved
#114
nonfiction
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • (NOT) REVENGE  (Tamat)
  • PENGALAMAN KU, KISAH DIA
  • Married at First Sight : The Antagonist's Bride
  • Pada Suatu Hari Aku Bermimpi (KumCer)
  • Jadi Antagonis Twins (On Going)
  • BUKAN BEGINI (Tamat)
  • ALZEA (TERBIT)
  • ALVIN (On Going)
  • SUGAR SUGAR LOVE (TAMAT)
  • Romansa Mayor [ TERBIT ]

Aku telah mengalami sakitnya pengkhianatan. Orang yang kupercaya sebagai sahabat justru menusukku dari belakang, menghancurkan kepercayaanku, serta membuatku sadar bahwa betapa naif dan dungu pemahamanku perihal manusia. Sekalipun ingin balas dendam, api kehidupan milikku telah berakhir-padam. Hanya penyesalan yang ada sampai ujung hayat. Ketika bersiap menghadapi penghakiman atas semua kesalahanku semasa hidup, justru aku kembali ke masa lalu ... tepat sebelum tragedi terburuk jatuh ke pangkuanku. Aku tidak mungkin menyiakan kesempatan kedua. Akan kubalas semua kejahatan yang ditimpakan kepadaku. Semua. Semua kepedihan, rasa sakit, dan keputusasaan dalam diriku. Akan tetapi, sekadar memikirkan balas dendam tidaklah mudah. Ada banyak hal yang luput dari pengamatanku. Orangtua, keluarga, dan sosok yang selama ini kupikir tidak menginginkanku ternyata tidak seperti pemahamanku yang dangkal. "Kamu masih ingin balas dendam?" "..." Hingga pria yang seharusnya kujauhi menampakkan diri sebagai serigala berbulu domba. Dia tidak bisa dipercaya. Sama sekali! *** * Bukan novel angst. * Jangan terlalu berharap novel angst karena penulisnya bukan profesional dan tidak berbakat dalam menyakiti karakter secara ekstrem. * Ditulis oleh seorang amatir kelas kakap. Sangat remeh. Anggap saja picisan, remahan rempeyek, dan cukup dibaca sebagai selingan hiburan belaka.

More details
WpActionLinkContent Guidelines