Sebab disini GELAP

Sebab disini GELAP

  • WpView
    GELESEN 92
  • WpVote
    Stimmen 4
  • WpPart
    Teile 2
WpMetadataReadErwachseneninhaltLaufend
WpMetadataNoticeZuletzt aktualisiert Mo., März 19, 2018
WpInfo
Belletristik
Romantik
Mungkin kau tidak pernah menyadari atau bahkan buta untuk mengenali topeng-topeng yang selalu kau jumpai. Aku membawa kisah dimana masalah hidup juga percintaan yang rumit. Melibatkan darah dan air mata. Memaparkan perjuangan demi kebebasan. Sebab disini ada banyak kepalsuan,ketidakadilan serta pula kejahatan. Ini tentang memendam perasaan, tentang melunturkan ego demi mempersatukan. Ada insan yang terlihat menjijikkan, hidup sebagai pemimpin para gundik. Kebebasan hanyalah mimpi baginya. Ada hati yang berdarah meskipun sang pemilik hati justru terlihat seperti batu, keras dan tak tersentuh. Ada jiwa yang sanggup mati demi pujaan hatinya. Kubiarkan kalian menebak-nebak seperti apa kira-kira kisah ini akan berjalan. ****** "Aku sungguh salut dengan nyalimu. Ck, kelihatannya tempat menjijikkan ini sangatlah penting bagimu." Aku memang tidak memandang ke arahnya, tapi aku yakin pastilah saat ini ia sedang menyeringai melecehkanku. Aku tidak heran, aku sudah terlalu biasa menghadapi perlakuan seperti ini. Lagi pula hey, memangnya siapa yang peduli. Tidak ada. "Selain murahan, ternyata kau juga tuli." Suara itu lagi, biarlah aku mengabaikannya. Kalau dia sudah selesai memakiku pasti dia akan pergi dari sini tanpa diusir sekalipun.
Alle Rechte vorbehalten
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • Me and My World
  • Sefrekuensi {ON GOING}
  • MY  Hot Bodyguard (PROSES REVISI)
  • Nearby Relations
  • Full Of Scratches
  • Oddly Coupley (Complete)
  • Menyerah atau Bertahan?
  • Marriage With Mr. Actor (The End)

sebelum baca, FOLLOW dulu gasii??? "Sayangkuu, cintakuu. Gimana dengan hari ini, hm? Are you happy?" "Seru dong, senang karena ada kamu, Ka. Hehe." Dulu, setiap percakapan kecil seperti itu mampu menyulap hariku jadi lebih indah. Tapi semua itu kini tinggal kenangan. Hubungan yang manis dan penuh tawa itu akhirnya harus berakhir, bukan karena cinta kami memudar, tapi karena kenyataan terlalu pahit untuk ditelan bersama. Aku masih mencintaimu. Masih ingin mendekat, masih berharap bisa kembali. Tapi jarak ini bukan lagi tentang raga-melainkan tentang takdir yang tak mengizinkan kita bersatu. Cinta kita besar, tapi tidak cukup untuk melawan kenyataan yang tak berpihak. Banyak halangan yang kucoba lalui demi kamu, demi kita... tapi ternyata semesta punya rencana lain. Kini, aku hanya bisa menatapmu dari kejauhan. Ingin kembali, tapi tak bisa. Ingin melepaskan, tapi hatiku belum rela. Satu kejadian itu-satu hari yang mengubah segalanya-telah memutus tali yang tak terlihat namun sangat kuat mengikat kita. Jika bukan karena kejadian itu, mungkin aku masih tersesat dalam hubungan yang samar: ada, tapi tak punya peran. Dulu aku memegang peran utama di hidupmu. Sekarang? Bahkan untuk menjadi figuran pun aku tak lagi layak. Kita pernah sangat dekat, tapi kini aku tahu... melepaskan sesuatu yang sudah terasa seperti rumah tidak akan membuat segalanya membaik. Bahagia tidak selalu datang setelah menjauh. Dan seringkali, hubungan yang tampak sempurna dari luar menyimpan luka yang tak pernah terucap. Aku tak menyangka semuanya akan berakhir seperti ini. Tapi yang sudah terjadi, biarlah terjadi. Meski begitu, kenangan itu-kenangan tentang hari itu-masih terpatri jelas di pikiranku. Hari saat aku sadar... cinta saja tidak cukup.

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien