Sebab disini GELAP

Sebab disini GELAP

  • WpView
    Reads 91
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Mar 19, 2018
Mungkin kau tidak pernah menyadari atau bahkan buta untuk mengenali topeng-topeng yang selalu kau jumpai. Aku membawa kisah dimana masalah hidup juga percintaan yang rumit. Melibatkan darah dan air mata. Memaparkan perjuangan demi kebebasan. Sebab disini ada banyak kepalsuan,ketidakadilan serta pula kejahatan. Ini tentang memendam perasaan, tentang melunturkan ego demi mempersatukan. Ada insan yang terlihat menjijikkan, hidup sebagai pemimpin para gundik. Kebebasan hanyalah mimpi baginya. Ada hati yang berdarah meskipun sang pemilik hati justru terlihat seperti batu, keras dan tak tersentuh. Ada jiwa yang sanggup mati demi pujaan hatinya. Kubiarkan kalian menebak-nebak seperti apa kira-kira kisah ini akan berjalan. ****** "Aku sungguh salut dengan nyalimu. Ck, kelihatannya tempat menjijikkan ini sangatlah penting bagimu." Aku memang tidak memandang ke arahnya, tapi aku yakin pastilah saat ini ia sedang menyeringai melecehkanku. Aku tidak heran, aku sudah terlalu biasa menghadapi perlakuan seperti ini. Lagi pula hey, memangnya siapa yang peduli. Tidak ada. "Selain murahan, ternyata kau juga tuli." Suara itu lagi, biarlah aku mengabaikannya. Kalau dia sudah selesai memakiku pasti dia akan pergi dari sini tanpa diusir sekalipun.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nearby Relations
  • Oddly Coupley (Complete)
  • Menyerah atau Bertahan?
  • Me and My World
  • Stay With Me
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • Informed Consent
  • Sefrekuensi {ON GOING}

Nadine pikir hidupnya sudah cukup berantakan. Baru saja dikhianati orang yang paling dia perjuangkan - David. Pacar yang selama ini dia bela mati-matian di hadapan orang tuanya. Melawan larangan, berdebat tanpa henti, jadi anak paling keras kepala di rumah, semua itu berujung sia-sia. David justru berpaling diam-diam. Belum sempat membereskan lukanya, Nadine dihadapkan pada kejutan lain. Ibunya mengenalkan seseorang. Calon jodoh pilihan keluarga. Dan orang itu... Narendra. Tetangganya sendiri. Yang seumur-umur paling cuma di sapa waktu lebaran doang. --- Narendra datang dengan hidupnya sendiri. Baru pulang dari Jepang, fokus utamanya sederhana: kerja, bangun karier, hidup tenang. Tapi baru juga adaptasi di Jakarta, ibunya sudah datang dengan misi lain: menikah. Dan nama calonnya... Nadine. Anak bawel yang dulu cuma lewat-lewat di depan rumahnya doang. Narendra bisa saja menolak. Tapi bukannya langsung menentang keluarga, dia justru menawarkan sesuatu pada Nadine. Sebuah kesepakatan. Rencananya sederhana: Jalanin aja dulu, kalau memang tidak cocok, keduanya bisa mundur tanpa beban. Dengan alasan yang logis - sudah mencoba, tapi tidak berhasil. Terdengar mudah. Sampai keduanya mulai menyadari... justru bagian paling sulit dari semuanya adalah menahan hati agar tidak benar-benar jatuh. Karena ternyata, perasaan nggak pernah sesederhana itu. "Katanya cuma kesepakatan. Kok malah kayak pacaran beneran?" -------------------------------------------------------- ©Nmikasa2024

More details
WpActionLinkContent Guidelines