sekolah punya cerita

sekolah punya cerita

  • WpView
    Reads 220
  • WpVote
    Votes 27
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Sep 1, 2018
Masa masa yang sangat indah itu ketika masa SMA ataupun SMK. Ya masa masa tersebutlah yang sangat bahagia. Karena masa masa tersebut menemukan jati diri, menemukan seorang sahabat teman dan apalgi mengalami peristiwa yang sangat membahagiakan dan menyakitkan apalgi kalau bukan cinta. Apalgi masa masa SMK dan SMA ada saja nama julukan guru guru dari yg mulai baik dan sampai yg killer. Dan ada juga kekonyolan diruangan yang setiap hari kita bertatap muka dan berinteraksi sampai 3 tahun. masa masa SMK itu sangatlah berarti untuk semua orang. Cerita ini aku persembahkan untuk teman-teman SMK ku yang sangat aku rindukan. semoga dengan cerita ini kalian masih ingat satu persatu teman sekaligus sahabat yang selalu ketemu setiap hari kecuali hari minggu dan selama 3 tahun kita menjalani hidup belajar diruangan kelas ini dan suka duka selalu sama dirasakan selama 3 tahun. Dari salah satu sahabat kalian yang baru berani membuat sebuah cerita yang dipublikasikan untuk mengingat masa masa indah itu. ^Nurhasanah^
All Rights Reserved
#448
smk
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Asing Tanpa Kata Putus
  • Sosiologi Cinta (TAMAT)
  • Secretly Looking at You (END)
  • Tanpa Kepastian
  • We Are One
  • Story Of School
  • Bearly Attracted
  • Rain(y) Rei (COMPLETED)
  • PROM NIGHT HIGH SCHOOL [END]
  • GERALDI [SUDAH TERBIT]

Taliya dan Angga adalah pasangan yang lumayan dikenal orang di sekolah mereka-SMK Nusantara, jurusan Akuntansi. Mereka selalu bersama, dari belajar di kelas, kerja kelompok, hingga pulang bareng sepulang sekolah. Namun, perlahan semuanya berubah. Tanpa pertengkaran, tanpa alasan yang jelas, tanpa kata putus. Mereka mulai jarang bicara, pesan mulai terlambat dibalas, dan kehadiran satu sama lain tak lagi terasa seperti dulu. Hubungan mereka belum berakhir, tapi juga tidak lagi terasa seperti awal. Apakah Taliya harus mencari jawaban? Atau membiarkan semuanya menghilang begitu saja, seperti angka-angka di laporan keuangan yang tak lagi seimbang?

More details
WpActionLinkContent Guidelines