Taking You - Why Don't We

Taking You - Why Don't We

  • WpView
    Reads 3,116
  • WpVote
    Votes 350
  • WpPart
    Parts 19
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jul 29, 2018
Lebih baik sendiri atau memperjuang kan apa yang bukan hak kita? Lebih baik mempertahankan atau di pertahankan? Lebih baik membiarkan orang yang kita cinta berakhir dengan orang lain atau terus berjuang? Bagaimana kalau semua berawal dari pesan terakhir sang ayah? . . . . . . . kisah percintaan rumit yang harus ia terima demi membahagiakan sang ayah. Bagaimana Jika ternyata lelaki yang telah di jodohkan oleh orangtua nya sudah memiliki takdir nya sendiri? Apakah akan berakhir bahagia?
All Rights Reserved
#4
invitation
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Haruskah Mati? √PART LENGKAP [TERBIT]
  • Besan ft. Daniel Seavey
  • about us and him ✔️
  • Crush [On Going]
  • TAMARA
  • Dreams Come True
  • conviction ➹ daniel seavey [✔]
  • Never Know
  • Mine #wattys2020
  • GALANG [SELESAI]

"Aku hanya ingin tidur ... tidur selamanya bersama Bunda." "Berani baca kisahku?" _ _ _ _ _ _ Aku Nino, cowok berkacamata yang selalu memakai jaket. _ _ _ _ _ _ Tekanan hidup membuatku depresi dan berakhir menyakiti diri sendiri. Bukan hanya sekali, dua kali, tapi sering ... Aku? Apakah aku mampu? Menjalani hidup bagai neraka. Atau ... Haruskah Mati? _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ ©Haruskah Mati? karya meitheoypt ~>Cerita ini sudah pernah dipublish tapi karena ada masalah, berakhirlah diunpub. Dan pada tgl 7 Sept 2021, cerita ini di-publish ulang [Akan langsung DIHAPUS setelah tamat, berani baca sampai akhir?] _______________________________________________ Nb: •Jika kamu makhluk Tuhan yang mengerti apa itu kerja keras, maka janganlah jarimu itu pelit 'tuk menekan bintang atau sekadar memberi komen •Jika kamu makhluk Tuhan yang PAHAM apa itu perjuangan, juga kebahagiaan seseorang, maka janganlah ada di benakmu niatan untuk memplagiat cerita karena sejatinya kami para penulis yang berjuanh dengan karya kami sudah terlalu capek menghadapi segala suka duka. Maka dari itu, mari kita ciptakan kedamaian Selamat membaca, semoga suka ^.^

More details
WpActionLinkContent Guidelines