RIFI MOLLA

RIFI MOLLA

  • WpView
    Reads 203
  • WpVote
    Votes 42
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadMatureComplete Sun, Jan 6, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
Rifi seorang gadis tomboy berani mengubah penampilan menjadi lebih feminim sejak mengenal cinta pertamanya. Tetapi seorang lelaki cinta pertamanya mengartikan cinta adalah sebuah uang, harta atau kekayaan semata untuk mencari keuntungan bukan ketulusan dan kasih sayang. Sejak kejadian itu Rifi menutup hati serapat-rapatnya agar tidak tersakiti untuk kali kedua. Namun apalah daya cinta tidak dapat terduga. Cinta kedua datang menghampiri dirinya. Akankah ia membuka hatinya kembali? Akankah ia mendapat arti ketulusan kasih sayang cinta? Akankah ia dapat menemukan cinta sejatinya? Akankah ia bersatu dengan cinta keduanya? Akankah akan ada orang ketiga diantara hubungannya?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • Promise
  • 31 Months for You (Revisi)
  • ANTARA DOA DAN RASA
  • DUA NAMA DALAM DOA || SEASON 1
  • My Prince Is Cold
  • Be Mine, Because I Am Yours
  • 𝐒𝐞𝐫𝐩𝐢𝐡𝐚𝐧 𝐀𝐬𝐭𝐚𝐦𝐚𝐥𝐚│〚𝐓𝐀𝐌𝐀𝐓〛

sebelum baca, FOLLOW dulu gasii??? "Sayangkuu, cintakuu. Gimana dengan hari ini, hm? Are you happy?" "Seru dong, senang karena ada kamu, Ka. Hehe." Dulu, setiap percakapan kecil seperti itu mampu menyulap hariku jadi lebih indah. Tapi semua itu kini tinggal kenangan. Hubungan yang manis dan penuh tawa itu akhirnya harus berakhir, bukan karena cinta kami memudar, tapi karena kenyataan terlalu pahit untuk ditelan bersama. Aku masih mencintaimu. Masih ingin mendekat, masih berharap bisa kembali. Tapi jarak ini bukan lagi tentang raga-melainkan tentang takdir yang tak mengizinkan kita bersatu. Cinta kita besar, tapi tidak cukup untuk melawan kenyataan yang tak berpihak. Banyak halangan yang kucoba lalui demi kamu, demi kita... tapi ternyata semesta punya rencana lain. Kini, aku hanya bisa menatapmu dari kejauhan. Ingin kembali, tapi tak bisa. Ingin melepaskan, tapi hatiku belum rela. Satu kejadian itu-satu hari yang mengubah segalanya-telah memutus tali yang tak terlihat namun sangat kuat mengikat kita. Jika bukan karena kejadian itu, mungkin aku masih tersesat dalam hubungan yang samar: ada, tapi tak punya peran. Dulu aku memegang peran utama di hidupmu. Sekarang? Bahkan untuk menjadi figuran pun aku tak lagi layak. Kita pernah sangat dekat, tapi kini aku tahu... melepaskan sesuatu yang sudah terasa seperti rumah tidak akan membuat segalanya membaik. Bahagia tidak selalu datang setelah menjauh. Dan seringkali, hubungan yang tampak sempurna dari luar menyimpan luka yang tak pernah terucap. Aku tak menyangka semuanya akan berakhir seperti ini. Tapi yang sudah terjadi, biarlah terjadi. Meski begitu, kenangan itu-kenangan tentang hari itu-masih terpatri jelas di pikiranku. Hari saat aku sadar... cinta saja tidak cukup.

More details
WpActionLinkContent Guidelines