ASYLA
  • WpView
    Reads 290
  • WpVote
    Votes 18
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Apr 3, 2018
WpInfo
Fiction
Romance
"Bunga siapa ini?" Cila menatap binar bunga mawar yang berada ditangannya. Mencium sebentar dan mengalihkan pandangannya menyisiri ruang kelasnya. Tidak ada siapapun, dan bahkan teman-temannya belum ada yang datang. "Ya sudah. Terimakasih bunganya" Tanpa Cila tahu ada seseorang yang mengamati nya dari jauh. "Sama-sama. I Love you Cila." - ASYLA -
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • We Can't Be Friends
  • My Beloved Wife.
  • I'm Sorry, I Luv U...
  • Not Me & Not Mine
  • Dilema [COMPLETED]
  • Cinta Aneh Dan Perjalanan (Greshan )
  • Sebungkus Bumbu Dalam Mie Instan
  • Kaila's Choice: Stay Or Move On?
  • Cinta Dalam Mekarnya Bunga
  • eternal flower

"Bee, inget ya lo nggak boleh jatuh cinta sama gue, soalnya diliat-liat gue makin hari makin ganteng ini, ngeri lo khilaf" -Satriya Arbi Narakha "Boro-boro khilaf, Sat! Liat muka lo aja mual gue. Lagian siapa yang mau sama cowok playboy tengil kayak lo? Yeuuuu! -Xabira Salsha Aruni Kemudian, Xabira termakan omongannya sendiri. Terlalu sering bersama membuat perasaan gadis itu mulai berubah dan melewati batas pada Satriya, hingga sampai ia merasakan benih-benih cinta terus bertumbuh di hatinya. Namun sayangnya, Satriya telah menyimpan rasa pada perempuan lain yang bukan dirinya. Dan kemarahan Satriya saat mengetahui tentang perasaan Xabira seperti memukul mundur dirinya untuk bergerak ke arah lelaki itu. Bagaimana kisah mereka? Akankah Xabira mengalah dan mengubur kembali perasaannya demi menjaga pertemanan? atau justru maju dengan resiko kehilangan sahabat sekaligus cintanya?

More details
WpActionLinkContent Guidelines